SURABAYA (Lentera) -Jalur wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kembali terputus akibat longsor tebing di sisi barat telaga. Longsor terjadi di titik petak 77 H 1 pada Kamis (15/1/2026) pagi setelah hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur lereng Gunung Lawu sepanjang malam.
Material longsor berupa tanah dan batu menutup seluruh badan jalan, sehingga akses jalan mengelilingi Telaga Sarangan tidak dapat dilalui.
Menanggapi kejadian tersebut, anggota DPRD Jawa Timur, Hartono menyoroti kondisi lereng di sekitar Telaga Sarangan yang telah dipenuhi bangunan penginapan. Ia meningatkan Pemda untuk membetikan perhatian serius, utamanya terkait pelestarian lingkungan.
“Ke depan untuk menghindari terjadinya longsor lagi, saatnya pemda memperhatikan pelestarian lingkungan di wilayah tersebut,” ungkap Hartono, Kamis (15/11/2026).
Politisi Gerindra yang terpilih dari daerah pemilihan VII meliputi Ngawi, Ponorogo, Magetan, Pacitan, dan Trenggalek tersebut juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak mudah memberikan izin pendirian bangunan di kawasan objek wisata.
“Perlu mitigasi bencana dan lebih memprioritaskan dalam pelestarian lingkungan. Harus hati-hati dalam pemberian ijin mendirikan bangunan di obyek wisata terlebih di daerah pegunungan,” pungkasnya.
Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH




.jpg)
