MADIUN (Lentera) — Tekanan terhadap kegiatan diskusi buku Reset Indonesia di Kabupaten Madiun berlanjut. Tidak berhenti pada pembubaran acara oleh aparat, dua mobil milik tim roadshow buku tersebut menjadi sasaran teror pelemparan telur oleh orang tak dikenal pada Minggu dini hari (21/12/2025).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, beberapa jam setelah diskusi yang digawangi jurnalis investigatif Dandhy Laksono dihentikan saat persiapan di kawasan Pasar Wisata Pundensari, Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun. Dua mobil tim Reset Indonesia dilempari telur saat diparkir di sekitar penginapan di area Kecamatan Madiun tak jauh dari tempat pembubaran diskusi.
Dalam keterangan tertulis yang diunggah melalui media sosial, Dandhy Laksono menyebut insiden tersebut sebagai bentuk teror yang terjadi setelah pembubaran kegiatan diskusi.
Belum diketahui siapa yang melakukan pelemparan telur tesebut. “Ada empat orang dengan dua motor. Mereka melempar telur ke dua mobil lalu langsung kabur. Untungnya sejak malam ada teman-teman yang berjaga di mobil,” ujar salah satu penulis tim Reset Indonesia, Yusuf Priambodo dalam postingan tersebut.
Tim menilai aksi tersebut sebagai intimidasi lanjutan pasca pembubaran diskusi publik yang membahas buku Reset Indonesia. Setelah diskusi dibubarkan aparat, kegiatan sempat dipindahkan dan dilanjutkan di sebuah kafe di Kota Madiun. Menilai situasi belum sepenuhnya aman, tim kemudian kembali ke penginapan. Dua anggota tim memilih bermalam di dalam mobil sebagai langkah berjaga-jaga.
Sekitar pukul 03.00 WIB, salah satu anggota terbangun dan mendapati mobil mereka telah dilempari telur. Pengecekan menunjukkan dua kendaraan menjadi sasaran.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pelemparan telur tersebut. Belum diketahui pula apakah peristiwa ini telah dilaporkan secara formal. (*)
Reporter : Wiwiet Eko Prasetyo
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
