18 October 2026

Get In Touch

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup, 110 Pendaki Dievakuasi Akibat Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. (foto:ist/CNN Indonesia/dok.BPBD Jatim)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. (foto:ist/CNN Indonesia/dok.BPBD Jatim)

MALANG (Lentera) - Sebanyak 110 pendaki Gunung Arjuno-Welirang dievakuasi, saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur. 

Kepala UPT Tahura R Soerjo, Agustiningtyas Marini mengatakan evakuasi berlangsung bertahap, informasi awal puluhan pendaki lebih dulu berhasil turun melalui jalur Kop-Kopan.

"Informasi awal ada 29 orang yang sudah berhasil dievakuasi melalui Kop-Kopan. Kami tetap berkoordinasi dengan posko, Kurang lebih 110 pendaki sudah berhasil turun semuanya, aman selamat," kata Agustiningtyas mengutip CNN Indonesia, Minggu (18/10/2026). 

Karhutla di Gunung Arjuno-Welirang mulai terpantau sejak, Jumat (16/10/2026) malam. Setelah kejadian itu, Tahura R Soerjo menutup akses pendakian, per Sabtu (17/10) yang diumumkan lewat pengumuman Nomor 500.4.6.10/1886/123.7.2/2026.

"Sehubungan dengan adanya kebakaran yang terjadi di kawasan Tahura R Soerjo mulai tanggal 17 Oktober 2026, seluruh aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara," kata Agustiningtyas, dalam keterangan resminya, Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, penutupan ini merupakan langkah preventif demi menjamin keselamatan pendaki dari kepungan asap dan rambatan titik api.

Saat ini tim gabungan di lapangan memusatkan tenaga, untuk memadamkan api agar tidak meluas dan merusak ekosistem pegunungan.

Pihak Tahura R Soerjo belum memastikan, kapan jalur pendakian dibuka kembali. Pembukaan bergantung pada evaluasi kondisi di lapangan, yakni setelah seluruh titik api dipastikan padam dan jalur aman dilalui.

"Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Demikian untuk dimaklumi. Mari kita doakan agar situasi segera kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya, karhutla di Gunung Arjuno terekam dalam video amatir warganet, pada Jumat (16/10/2026) malam dan ramai beredar di media sosial. Dalam video itu, pijar api kemerahan tampak membentang di lereng Arjuno, bahkan terlihat jelas dari gerbang Tol Malang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, membenarkan kebakaran tersebut saat dikonfirmasi CNN Indonesia, Jumat malam.

"(Karhutla) di Gunung Arjuno," kata Satriyo.

Satriyo mengatakan, belum diketahui kapan titik api pertama muncul dan berapa luas lahan yang terdampak. Tim Tahura dan personel BPBD, sudah bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api.

"Tim Tahura sudah bergerak, dan dari BPBD juga menuju lokasi," pungkasnya.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.