12 October 2026

Get In Touch

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing

Sejumlah petugas melakukan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). (foto:ist/Ant/Disdamkar Garut)
Sejumlah petugas melakukan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). (foto:ist/Ant/Disdamkar Garut)

GARUT (Lentera) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, menetapkan status tanggap darurat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing, dengan mengerahkan kekuatan personel dan armada untuk mempercepat proses pemadaman selama 14 hari ke depan.

"TPA Pasirbajing statusnya naik jadi tanggap darurat. Jadi hari ini kami akan melaksanakan pemadaman api yang masih menjalar di TPA," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko di Garut melansir Antara, Minggu (11/10/2026).

Pihaknya bersama instansi lain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Tagana, PMI, TNI, dan Polri, sudah melakukan rapat koordinasi untuk penanganan kebakaran TPA Pasirbajing.

Kebakaran yang sudah terjadi beberapa hari ini, katanya, sampai saat ini belum selesai dipadamkan sehingga semua pihak terkait diturunkan untuk mempercepat penanganan selama tangga darurat.

"Tim Damkar menurunkan enam unit dan satu unit siap backup," katanya.

Ia menyampaikan, sebanyak 27 personel gabungan dibantu satu regu Satuan Brimob Polda Jabar diturunkan, untuk menyebar melakukan pemadaman kebakaran di TPA.

Tanggap darurat, lanjunya, diberlakukan selama 14 hari, namun ditargetkan selama 10 hari sudah bisa tuntas dipadamkan.

"Tanggap darurat selama 14 hari, kami targetkan untuk pemadaman sampai dengan 10 hari ke depan, tapi mudah-mudahan bisa selesai beberapa hari ke depan," kata Usep.

Sejumlah personel Disdamkar bersama petugas gabungan lainnya melakukan pemadaman dengan cara menyemprotkan air ke titik api. Upaya penyemprotan air itu terus dilakukan berulang kali secara bergantian, oleh mobil damkar agar kobaran tidak terus meluas.

Kebakaran di TPA Pasirbajing tersebut sudah beberapa kali terjadi selama musim kemarau. Saat terjadi kebakaran, tim gabungan langsung melakukan pemadaman, tapi beberapa hari berikutnya kembali terjadi kebakaran.

Usep Basuki menyampaikan, jajarannya meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran pada musim kemarau. 

"Kami selalu siap siaga 24 jam, apalagi saat musim kemarau potensi kebakarannya tinggi," imbuh Usep.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.