06 October 2026

Get In Touch

Ketua DPRD Palangka Raya Tinjau Puskesmas Menteng, Pastikan Layanan Berjalan Baik Saat Kabut Asap

Ketua DPRD, Subandi (kanan) tinjau layanan di Puskesmas Menteng di tengah kondisi kabut asap (RajibRizali.Antara)
Ketua DPRD, Subandi (kanan) tinjau layanan di Puskesmas Menteng di tengah kondisi kabut asap (RajibRizali.Antara)

PALANGKA RAYA Lentera) - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi melakukan peninjauan secara langsung untuk mengetahui kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Menteng, Kelurahan Menteng, termasuk pelayanan terhadap masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dari hasil peninjauan, Ia mengetahui, jika Puskesmas Menteng tetap menyediakan pelayanan oksigen selama 24 jam serta layanan instalasi gawat darurat (IGD) selama 24 jam.

"Kami melihat pelayanan di Puskesmas Menteng berjalan dengan baik, demikian juga dengan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, termasuk layanan darurat dan persalinan yang tersedia selama 24 jam," papar Subandi, Senin (5/10/2026).

Ia juga menyoroti, jumlah masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam kondisi normal, Puskesmas Menteng dapat melayani sekitar 150 pasien, sementara saat kondisi kabut asap jumlah pasien yang dapat dilayani berkisar 80 orang.

Namun disatu sisi, jumlah pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat mengalami penurunan. Pada Agustus 2026 tercatat 538 pasien ISPA, kemudian turun menjadi 374 pasien di Bulan September 2026.

"Walaupun angka pasien ISPA menurun, namun kita tetap harus waspada akan dampak kabut asap terhadap kesehatan mengingat kondisi kabut asap yang belum mereda," ungkapnya.

Sementara itu, Subandi melihat jika pelayanan bagi peserta BPJS yang melakukan kontrol atau pengobatan rutin, juga berjalan dengan baik di Puskesmas Menteng. Pelayanan terhadap pasien anak dengan pasien dewasa serta lanjut usia juga dilakukan secara terpisah.

Dalam peninjauan tersebut, ia juga menerima informasi, terkait kebutuhan tenaga terapis gigi dan mulut. Saat ini Puskesmas Menteng kekurangan dua tenaga, karena satu tenaga memasuki masa pensiun dan satu lainnya meninggal dunia.

"Selain itu, kami menerima usulan penimbunan lahan di area belakang untuk difungsikan sebagai lahan parkir, karena area parkir di depan selalu penuh, bahkan meluber sampai ke bahu jalan, sehingga berpotensi mengganggu lalu lintas," pungkasnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.