02 October 2026

Get In Touch

Masa Tugas Diperpanjang, Pj Sekda Trenggalek Pacu Program APBD di Sisa Waktu Tiga Bulan

Pj Sekda Trenggalek Stefanus Triadi Atmono saat memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Setda Trenggalek. Setelah masa jabatannya diperpanjang, Triadi akan fokus mengoptimalkan pelaksanaan program APBD dan mengecek pembangunan infrastru
Pj Sekda Trenggalek Stefanus Triadi Atmono saat memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Setda Trenggalek. Setelah masa jabatannya diperpanjang, Triadi akan fokus mengoptimalkan pelaksanaan program APBD dan mengecek pembangunan infrastru

TRENGGALEK (Lentera) – Perpanjangan masa tugas, Stefanus Triadi Atmono sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek mulai 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk mempercepat pelaksanaan program pemerintah daerah.

Dengan waktu efektif hingga penghujung tahun yang tersisa sekitar 2-3 bulan, Triadi akan fokus mengoptimalkan program yang telah direncanakan dalam APBD 2026.

Triadi mengatakan, keterbatasan waktu membuat pemerintah daerah perlu memastikan berbagai program berjalan sesuai target. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur yang dinilai berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

"Ini sekarang tinggal waktu efektif 2-3 bulan. Tentunya harus kita lakukan pengoptimalan dan pengecekan, termasuk infrastruktur dan sebagainya," ujar Triadi usai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Trenggalek, Kamis (1/10/2026).

Menurut Triadi, program yang telah disiapkan sejak awal tahun perlu terus dikawal agar pelaksanaannya tidak kehilangan momentum menjelang tutup tahun anggaran. Selain memastikan program berjalan, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan tersebut.

Perpanjangan jabatan yang diterimanya, lanjut Triadi, merupakan amanah yang harus dijalankan sesuai arahan pimpinan. Ia menyatakan akan menjalankan tugas tersebut sekaligus memperkuat koordinasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

"Tentunya ini sebagai tugas yang kami emban. Sebagai amanah tentu kami harus bisa melaksanakan sebagaimana arahan pimpinan," katanya.

Triadi juga menempatkan, dirinya sebagai penghubung dalam koordinasi antar-OPD maupun dengan para pemangku kepentingan lainnya. Hal itu diperlukan agar berbagai agenda pemerintah daerah dapat berjalan secara terarah.

"Kami juga harus bekerja, memaksimalkan sebagai dirigen para OPD, serta memfasilitasi bagaimana mengkomunikasikan dengan para pemangku kepentingan yang lain," imbuhnya.

Ia menambahkan, optimalisasi program pada sisa waktu 2026 tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi dan serapan anggaran. Pemerintah daerah juga perlu memastikan hasil program, khususnya pembangunan infrastruktur, benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

"Karena ini skala prioritas yang saat ini betul-betul ingin dirasakan oleh masyarakat Trenggalek," pungkas Triadi.

 

Reporter: Herlambang/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.