21 September 2026

Get In Touch

Satu Korban KM Virgo Ditemukan di Dalam Kapal

Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jasad yang baru ditemukan untuk dinaikkan ke Helikopter HR 3601 dalam operasi SAR di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (20/9/2026). (Foto: Basarnas)
Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jasad yang baru ditemukan untuk dinaikkan ke Helikopter HR 3601 dalam operasi SAR di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (20/9/2026). (Foto: Basarnas)

BANJARMASIN (Lentera) - Satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, ditemukan di dalam badan kapal oleh tim SAR. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal pada Minggu (20/9/2026).

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan korban ditemukan pada pukul 14.14 WITA. Kemudian korban berhasil dievakuasi pada pukul 15.15 WITA menuju KN SAR Kamajaya menggunakan sekoci kapal tersebut.

Evakuasi kemudian dilanjutkan melalui jalur udara. Pada pukul 16.22 WITA, Helikopter HR 3601 Basarnas membawa korban dari KN SAR Kamajaya menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru. Kemudian korban dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani penanganan dan proses identifikasi lebih lanjut. 

Seluruh unsur SAR masih mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Operasi dilakukan dengan mengerahkan tim penyelam, sarana laut, serta dukungan udara di sekitar lokasi kapal. "Seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban," ujarnya dalam keterangannya di Banjarmasin pada Minggu (20/9/2026) melansir RRI.

Menurutnya, keselamatan personel tetap menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi. Dengan ditemukannya satu korban tersebut, hingga hari kedelapan operasi SAR pada Minggu pukul 16.00 WITA, total 118 orang telah ditemukan dari 243 orang yang berada dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 10 orang meninggal dunia. Sementara itu, 125 orang lainnya masih dalam pencarian.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Operasi pencarian dan pertolongan hingga kini masih dilanjutkan oleh Basarnas bersama unsur SAR gabungan. Operasi SAR diperpanjang hingga tujuh hari ke depan. (*)

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.