SURABAYA (Lentera) - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi beruntun bulan lalu di Venezuela meningkat menjadi 4.734, kata Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez pada hari Selasa (14/7/2026). Selain itu juga ada total 16.740 orang terluka.
Lebih lanjut, Rodriquez mengatakan pihak berwenang telah membantu 128.324 keluarga dan mendirikan 107 kamp sementara yang menampung 20.903 orang. Sedangkan 17.907 orang masih belum memiliki tempat tinggal tetap.
"Gempa tersebut merusak 856 bangunan, termasuk 190 yang runtuh," katanya melansir Anadolu.
Sementara, melansir antara, pada Senin (13/7/2026), Rodriguez mengatakan Jumlah korban tewas ada 4.561 orang, dengan lebih dari 20.000 orang berada di kamp sementara, kata Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez. Selain itu ada sebanyak 16.740 orang terluka dan 6.462 orang diselamatkan.
Bantuan pemerintah setempat telah diberikan kepada 128.324 keluarga, kata Rodriguez. Dia menambahkan terdapat 107 kamp sementara di seluruh negeri yang menampung 20.231 orang.
Gempa kembar dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 melanda negara Amerika Selatan itu pada 24 Juni. Pernyataan itu juga mencatat 856 bangunan rusak akibat gempa, di mana 190 di antaranya runtuh total. (*)
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
