16 July 2026

Get In Touch

MPP Surabaya Diusulkan Naik Kelas Jadi "Super MPP", Perluas Layanan hingga Kelurahan

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno.

SURABAYA (Lentera) -Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat aerah (DPRD) Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno, mengapresiasi perkembangan Mall Pelayanan Publik (MPP) Surabaya yang dinilainya menjadi salah satu pusat pelayanan publik terbaik di Indonesia. 

Ia mendorong agar Pemerintah Kota (Pemkot) terus menghadirkan inovasi sehingga MPP dapat berkembang menjadi Super Mall Pelayanan Publik (Super MPP).

Menurutnya, kemajuan pelayanan publik di Surabaya tidak terjadi secara instan. Transformasi tersebut telah dimulai sejak pelayanan masih menggunakan sistem Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA).

Saat menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya periode 2009-2014, dirinya mengusulkan perubahan konsep dari Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) menjadi Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPTSP).

Menurutnya, konsep satu atap masih memungkinkan masyarakat harus berpindah dari satu loket ke loket lain untuk menyelesaikan proses administrasi. Sementara melalui sistem satu pintu, seluruh proses permohonan dilakukan melalui pintu layanan yang sama sehingga lebih efektif, efisien, dan mudah dipantau.

"Perubahan ini juga dilengkapi dengan aplikasi document tracker sehingga masyarakat dapat mengetahui sejauh mana proses permohonan yang sedang berjalan. Transparansi seperti ini menjadi salah satu terobosan penting dalam pelayanan publik," kata Pdt. Rio pada Lentera, Kamis (9/7/2026).

Pdt. Rio menilai inovasi tersebut menjadi fondasi lahirnya sistem Surabaya Single Window (SSW) yang kemudian terus berkembang menjadi SSW Alfa dan terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS).

Saat ini MPP Surabaya telah memiliki fasilitas yang nyaman, sistem layanan yang terintegrasi, digitalisasi yang terus berkembang, serta tingkat transparansi yang tinggi. Berbagai inovasi tersebut dinilai berdampak pada meningkatnya kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

Karena itu, politisi dari Fraksi PSI ini mengusulkan agar Surabaya tidak lagi hanya memiliki MPP, melainkan bertransformasi menjadi Super MPP sebagai representasi berbagai inovasi pelayanan yang telah dilakukan Pemkot Surabaya.

Selain peningkatan kualitas layanan, Pdt. Rio juga mengusulkan program MPP Goes to Kelurahan atau pelayanan berkala di balai RW sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah lebih dekat dari tempat tinggalnya.

Ia juga mendorong pembangunan MPP baru di kawasan Surabaya Barat dan Surabaya Timur agar masyarakat yang berada jauh dari pusat kota tidak perlu menempuh perjalanan panjang untuk mengurus dokumen maupun perizinan.

"Keberadaan MPP di wilayah barat dan timur ini akan mempercepat pelayanan sekaligus meningkatkan efisiensi bagi warga," tambahnya.

Ia juga memberikan sejumlah masukan agar kualitas pelayanan publik terus meningkat. Beberapa di antaranya adalah melakukan reformasi proses pelayanan dengan memangkas tahapan dan persyaratan yang tidak lagi relevan, menyusun standar operasional prosedur (SOP) lintas instansi yang seragam, memperkuat fungsi MPP sebagai one stop investment center.

Petugas layanan di garda terdepan melalui budaya 3S (senyum, sapa, salam), serta memperluas jam operasional dan segmentasi layanan.

Ia berharap berbagai inovasi tersebut dapat semakin memperkuat posisi Surabaya sebagai kota dengan pelayanan publik modern yang mampu menjadi rujukan nasional maupun internasional.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.