05 July 2026

Get In Touch

Bayi Umur Seminggu Ditemukan di Toilet KA Sancaka, Polisi Buru Pelaku

Bayi laki-laki ditemukan di toilet kereta api (KA) Sancaka diperiksa di klinik Stasiun Balapan Solo, Sabtu (4/7/2026) (Dok. Polresta Solo)
Bayi laki-laki ditemukan di toilet kereta api (KA) Sancaka diperiksa di klinik Stasiun Balapan Solo, Sabtu (4/7/2026) (Dok. Polresta Solo)

SOLO (Lentera) -Aparat kepolisian tengah memburu pelaku pembuangan bayi di toilet gerbong kereta api (KA) Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng pada Sabtu (4/7/2026).

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas KAI sekitar pukul 07.20 WIB saat tengah dalam perjalanan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas KAI segera berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Pelayanan dan Stasiun Solo Balapan.

Setibanya di Stasiun Solo Balapan sekitar pukul 07.30 WIB, bayi tersebut langsung diserahkan ke Pos Kesehatan stasiun untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Setelah dilakukan observasi oleh dokter dan bidan Klinik Mediska KAI Solo, kondisi bayi dinyatakan sehat dan stabil.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno membenarkan penemuan bayi tersebut. Ia mengatakan bahwa bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki.

“Jenis kelamin laki-laki, (usianya) paling baru seminggu,” ujar Harno, Sabtu (4/7/2026).

Harno mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada bayi tersebut saat ditemukan.

“Tidak ada luka, masih bagus, baik, sehat,” katanya lagi.

Saat ini personel Unit Reskrim Polsek Banjarsari tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut.

“Masih penyelidikan. Masih mencari siapa yang meninggalkan bayi di toilet kereta itu,” terangnya.

Pihaknya bersama Satreskrim Polresta Solo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti dan berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk menelusuri rekaman kamera pengawas CCTV.

“Untuk minta rekaman CCTV, baik CCTV yang ada di stasiun maupun CCTV yang ada di kereta. Kita masih kerja sama dengan pihak Daop 6 Yogyakarta untuk melakukan pencarian terhadap orang yang meninggalkan bayinya di toilet kereta,” terangnya.

Bayi Laki-Laki Dapat Perawatan Intensif di RS Bhayangkara

Saat ini bayi laki-laki tersebut telah mendapat penanganan dan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

“Kita titipkan di sana untuk dirawat. Baik, alhamdulillah. Sementara dalam keadaan baik dan bayinya sehat, dan sementara kita rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surakarta,” terang dia.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui petunjuk terkait bayi tersebut agar segera melapor ke kepolisian.

“Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan guna membantu proses penyelidikan sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya, melansir Kompas.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa penemuan bayi tersebut berawal dari laporan salah satu penumpang.

“Informasi dari penumpang yang menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3. Petugas kemudian mengecek toilet tersebut dan melaporkan hal tersebut kepada Pusat Pengendalian Pelayanan yang langsung berkoordinasi dengan Stasiun terdekat yakni Stasiun Solo Balapan,” ujar Feni melalui keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (4/7/2026).

Kondisi umum bayi dinyatakan dalam keadaan baik. Tim KAI kemudian memenuhi kebutuhan dasar bayi agar kondisinya tetap baik dan terjaga.

KAI Daop 6 telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. 

“Tim KAI kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Banjarsari. Saat ini bayi tersebut sudah dalam penanganan Kepolisian dan RS Bhayangkara. KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung penuh proses yang dibutuhkan dalam dan penanganannya sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Saat ini koordinasi dan penelusuran bersama kepolisian terus berjalan.

“KAI Daop 6 Yogyakarta akan berkolaborasi dengan pihak berwenang dan membantu dukungan yang dibutuhkan sesuai prosedur yang berlaku,” katanya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.