17 June 2026

Get In Touch

Perbaikan Jalan Gadang-Bumiayu Sedot Anggaran Hingga Rp14 Miliar Lebih

Pemkot Malang memulai pekerjaan proyek perbaikan Jalan Gadang-Bumiayu, Senin (15/6/2026). (Santi/Lentera)
Pemkot Malang memulai pekerjaan proyek perbaikan Jalan Gadang-Bumiayu, Senin (15/6/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi memulai proyek perbaikan Jalan Gadang-Bumiayu pada Senin (15/6/2026). Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi penataan kawasan Pasar Gadang sekaligus mengurai kemacetan tersebut menyedot anggaran hingga lebih dari Rp14 miliar.

"Hari ini kami memulai pekerjaan untuk perbaikan Jalan Gadang–Bumiayu. Ini dalam rangka memperlancar akses dari Pasar Gadang, perempatan, sampai dengan Bumiayu," ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat meninjau lokasi pekerjaan, Senin (15/6/2026).

Surat Perintah Kerja (SPK) proyek tersebut telah ditandatangani dengan masa pelaksanaan selama 172 hari atau ditargetkan selesai pada akhir November 2026. Namun, menurutnya Pemkot Malang meminta pelaksana pekerjaan dapat menyelesaikan proyek lebih cepat, yakni dalam waktu 150 hari.

Pada tahap awal, pekerjaan akan difokuskan pada pembangunan saluran drainase dengan dimensi lebar 1 meter dan kedalaman 1 meter. Setelah pekerjaan drainase selesai, kata Wahyu, barulah dilanjutkan dengan pengerjaan badan jalan.

Selama proses konstruksi berlangsung, Wahyu mengakui, aktivitas lalu lintas akan mengalami gangguan hingga proyek selesai pada November mendatang, namun rekayasa lalu lintas akan diterapkan agar mobilitas warga tetap berjalan.

"Tidak bisa dipungkiri masyarakat akan terganggu selama pengerjaan ini. Tetapi kami akan mengatur sedemikian rupa melalui sistem buka-tutup agar jalan tetap bisa digunakan," ungkap Wahyu.

Tak hanya memperbaiki kualitas jalan, Pemkot Malang juga menyiapkan konsep penataan baru di kawasan Pasar Gadang. Nantinya, di sepanjang ruas jalan akan dipasang pagar BRC dengan konstruksi precast yang berfungsi sebagai pembatas antara jalan dan area pertokoan.

Konsep tersebut dirancang untuk menghilangkan kebiasaan pembeli yang berhenti langsung di depan kios atau melakukan transaksi dari atas kendaraan yang selama ini memicu antrean panjang dan kemacetan.

"Nanti pembeli tidak boleh lagi berhenti di depan kios. Kami siapkan tempat parkir sehingga masyarakat harus memarkir kendaraannya terlebih dahulu sebelum berbelanja," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto menjelaskan pekerjaan akan dimulai dari pembangunan drainase di sisi selatan Jalan Gadang–Bumiayu, dimulai dari arah timur. Setelah drainase selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan badan jalan di sisi tersebut sebelum berpindah ke sisi utara.

Menurut Dandung, konstruksi utama jalan menggunakan rigid beton untuk meningkatkan daya tahan terhadap beban kendaraan, sementara beberapa bagian lainnya akan menggunakan lapisan aspal sesuai kebutuhan teknis di lapangan.

Secara keseluruhan, proyek tersebut mencakup perbaikan Jalan Gadang-Bumiayu sepanjang 674 meter dan Jalan Pasar Gadang sepanjang 574 meter.

Disebutkannya, anggaran yang dialokasikan untuk paket Jalan Gadang-Bumiayu mencapai sekitar Rp12 miliar, sedangkan paket Jalan Pasar Gadang sekitar Rp2 miliar. Dandung menjelaskan, kedua pekerjaan tersebut dilaksanakan dalam paket terpisah karena mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat sebagai pemberi Dana Alokasi Khusus (DAK).

Reporter: Santi Wahyu|Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.