08 June 2026

Get In Touch

AS Disebut Bakal Gunakan Aset Iran untuk Ganti Kerugian Sekutu di Teluk Persia

Ilustrasi: Bendera Iran dan Amerika Serikat. (REUTERS)
Ilustrasi: Bendera Iran dan Amerika Serikat. (REUTERS)

JAKARTA (Lentera) - Amerika Serikat disebut akan menggunakan aset-aset milik Iran untuk mengganti kerugian negara-negara sekutunya di kawasan Teluk Persia.

Laporan tersebut diungkap Reuters pada Minggu (7/6/2026) dengan mengutip seorang sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Menurut sumber itu, Washington berencana menyediakan aset-aset Iran bagi negara-negara sekutunya di Teluk Persia untuk membantu pemulihan infrastruktur sekaligus memberikan kompensasi atas kerusakan yang telah maupun berpotensi mereka alami akibat konflik regional.

Selain untuk mendukung rekonstruksi, pemerintah Amerika Serikat juga disebut mempertimbangkan penggunaan aset-aset tersebut guna memperbaiki kerusakan yang telah terjadi sebelumnya.

Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Pada hari pertama operasi tersebut, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan gugur.

Memasuki 8 April 2026, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Sejak saat itu belum ada laporan mengenai dimulainya kembali perang secara terbuka.

Namun demikian, Amerika Serikat diketahui telah menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sehingga ketegangan di kawasan belum sepenuhnya mereda.

Di sisi lain, kedua negara masih menjalankan proses perundingan yang dalam pembahasan terakhir menyinggung kemungkinan penyusunan kesepakatan kerangka kerja memorandum kesepahaman.

Militer Amerika Serikat menyatakan operasi yang dilakukan merupakan bagian dari upaya penegakan blokade laut terhadap Iran sekaligus bentuk "pembelaan diri". Sementara itu, Teheran menegaskan akan memberikan pembalasan atas setiap tindakan yang dilakukan AS.

Editor: Santi/Ant

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.