19 May 2026

Get In Touch

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair Kabupaten Madiun

Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan penurunan angka pengangguran sekitar 1% per tahun.
Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan penurunan angka pengangguran sekitar 1% per tahun.

MADIUN (Lentera) - Ribuan pencari kerja memadati Pendopo Ronggo Djumeno, Kabupaten Madiun, Selasa (19/5/2026), dalam gelaran Job Fair 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun. Sejak pagi, para pelamar datang membawa map lamaran dan mengenakan pakaian formal demi berburu peluang kerja di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.

Bursa kerja itu diikuti 60 perusahaan dari berbagai daerah, mulai Madiun, Pasuruan hingga Kalimantan. Sebanyak 32 perusahaan membuka stan secara langsung, sedangkan 28 lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

Total lowongan yang ditawarkan mencapai sekitar 15 ribu posisi dengan kebutuhan tenaga kerja beragam, mulai sektor administrasi, manufaktur hingga industri jasa.

Data panitia mencatat, jumlah pendaftar mencapai 4.500 orang. Sekitar 2.000 peserta berasal dari Kabupaten Madiun, sedangkan 1.500 lainnya datang dari luar daerah.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan sejumlah perusahaan bahkan membuka kebutuhan tenaga kerja dalam jumlah besar.

"Ada perusahaan yang membutuhkan 200 tenaga kerja, 300 tenaga kerja, bahkan ada yang sampai membutuhkan 2.000 tenaga kerja," ujarnya.

Menurut Hari, job fair menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperluas akses lapangan kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Madiun.

Saat ini tingkat pengangguran di Kabupaten Madiun berada di kisaran 4 persen. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga mendekati 3 persen.

Antusiasme peserta terlihat dari padatnya area pendopo selama pelaksanaan kegiatan. Mayoritas pencari kerja datang dengan pakaian rapi dan membawa berkas lamaran dalam jumlah lebih dari satu.

Salah satu peserta, Sema Syifaun Nehid, mengaku membawa empat berkas lamaran untuk melamar di sejumlah perusahaan.

Lulusan S1 tahun 2025 itu mengatakan dirinya baru mulai mencari pekerjaan setelah sebelumnya fokus membantu keluarga di rumah.

"Saya ingin bekerja di bidang administrasi. Harapannya semoga bisa diterima kerja dan sukses," katanya.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2025 dari Badan Pusat Statistik, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Madiun turun dari 4,32 persen pada 2024 menjadi 3,22 persen pada 2025.

Jumlah pengangguran juga turun dari 19.285 orang menjadi 14.710 orang atau berkurang sekitar 4.575 orang dalam setahun terakhir.

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo/Editor: Santi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.