03 April 2026

Get In Touch

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Dua Serangan di Lebanon Selatan

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. (foto:ist/Ant)
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. (foto:ist/Ant)

JAKARTA (Lentera) - Tiga prajurit TNI gugur dalam dua serangan berbeda, saat bertugas menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan. 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah merilis dua identitas prajurit yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan, pada Senin (30/3/2026).

"Prajurit TNI yang gugur bernama Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan," kata Aulia di Jakarta melansir Antara, Selasa (31/3/2026).

Aulia menjelaskan, dua prajurit TNI itu gugur ketika sedang menjalankan misi mengawal kendaraan UNIFIL menuju titik tertentu.

Saat dalam perjalanan, kendaraan yang dikendarai pasukan TNI meledak hingga akhirnya memakan korban jiwa.

"Terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya prajurit," ungkapnya.

Tidak hanya dua prajurit TNI yang gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Hingga saat ini, Aulia belum bisa menjelaskan secara rinci apa penyebab mobil yang dikendarai prajurit TNI meledak.

Dia memastikan TNI akan menunggu hasil investigasi dari UNIFIL untuk mengungkap penyebab terjadinya ledakan tersebut.

"Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon," tutup Aulia.

Dengan ada peristiwa ini, total ada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas misi kemanusiaan di Lebanon.

Seperti diberitakan, insiden tersebut terjadi tepat sehari setelah seorang personel penjaga perdamaian Indonesia, Praka Farizal Rhomadon gugur akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon, pada Minggu (29/3/2026).

Selain itu, tiga prajurit TNI lainnya juga terluka dalam serangan tersebut. Satu mengalami luka berat, serta dua lainnya luka ringan.

Peristiwa itu terjadi di tengah eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.