SURABAYA (Lentera) - Universitas Airlangga (Unair) mengumumkan 68 siswa sebagai kandidat penerima Golden Ticket tahun 2026.
Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan mengatakan, program Golden Ticket tahun ini diikuti oleh siswa dari 1.690 sekolah yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Sementara untuk jumlah pendaftar Golden Ticket tahun ini mencapai 3.855 siswa.
“Kuadran ini menggambarkan kombinasi antara capaian akademik dan prestasi non-akademik, sehingga penilaian bisa dilakukan secara lebih adil,” ucapnya, dalam pertemuan hybrid di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen Kampus MERR-C serta disiarkan melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube Unair, Jumat (27/3/2026).
Diketahui, seluruh pendaftar telah diseleksi menggunakan sistem pemetaan berbasis kuadran untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif dan komprehensif.
Dari hasil seleksi awal, sebanyak 207 siswa masuk dalam kuadran pertama, yakni peserta dengan prestasi akademik dan non-akademik yang sama-sama sangat baik.
Sementara itu, 68 siswa berada di kuadran kedua, yaitu peserta yang memiliki prestasi non-akademik sangat baik dan secara akademik tetap memenuhi syarat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kelompok inilah yang diumumkan sebagai kandidat penerima Golden Ticket 2026.
Menurut Prof. Madyan, para kandidat tersebut saat ini sedang diusulkan kepada Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di Jakarta. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi.
“Bagi yang belum berkesempatan melalui jalur ini, masih banyak peluang untuk masuk ke Unair, baik melalui jalur SNBT maupun jalur mandiri yang juga memiliki beberapa skema seleksi,” tuturnya.
Sebagai informasi, hal-hal lebih lanjut mengenai seleksi mahasiswa baru Unair dapat diakses melalui laman resmi Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru di ppmb.unair.ac.id.
Reporter: Amanah/Editor:Santi





.jpg)
