SURABAYA (Lentera) -WINGS Food kembali menghadirkan fasilitas ‘Pondok Rehat’ sebagai tempat singgah nyaman bagi pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Beroperasi pada 16–27 Maret 2026, fasilitas ini tersebar di puluhan titik strategis di jalur utama mudik, mulai dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali.
Kehadiran Pondok Rehat ini diharapka menjadi solusi bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh agar dapat beristirahat sejenak, memulihkan energi, serta melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
Head of Marketing Noodle Category WINGS Group Indonesia, Katria Arintya Anindyantari, mengatakan inisiatif ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama mudik.
“Keselamatan adalah yang utama. Melalui Pondok Rehat, kami ingin membantu pemudik beristirahat dengan nyaman agar dapat melanjutkan perjalanan dalam kondisi lebih segar,” ucapnya, Rabu (18/3/2026).
Berbagai fasilitas disediakan di Pondok Rehat, antara lain area indoor dan outdoor berpendingin, kursi relaksasi, bean bag, charging station, Wi-Fi, kotak P3K, area bermain anak, arcade game, musholla, hingga toilet.
Berdasarkan peta mudik WINGS, titik-titik Pondok Rehat dan lokasi singgah tersebar di berbagai jalur strategis. Di wilayah Banten, fasilitas tersedia di Pelabuhan Merak dan Terminal Poris. Sementara di Jakarta, titik singgah berada di kawasan wisata seperti Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta terminal besar seperti Kampung Rambutan, Kalideres, dan Pulogebang.
Di Jawa Barat, pemudik dapat menemukan titik istirahat di sejumlah rest area tol seperti KM 62B Cikampek, KM 72A Purwakarta, KM 88A, KM 97A, hingga KM 125B, serta SPBU dan masjid di jalur arteri seperti Masjid Al-Barkah Cirebon dan Masjid Agung Cimahi.
Memasuki Jawa Tengah, Pondok Rehat hadir di rest area tol antara lain KM 379A Batang, KM 389A Batang, KM 429A Ungaran, hingga KM 519A Solo, serta rest area non-tol di wilayah Tegal dan Brebes.
Di Jawa Timur, titik singgah tersebar di rest area seperti KM 66A, KM 678A Ngawi, hingga KM 725A Krian. Selain itu, tersedia juga di jalur non-tol seperti Situbondo, Pasuruan, Jember, hingga pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Sementara untuk jalur penyeberangan ke Bali, fasilitas dapat ditemukan di Pelabuhan Gilimanuk. Di Lampung, titik singgah tersedia di Pelabuhan Bakauheni sebagai gerbang utama dari Sumatera ke Jawa.
Katria menambahkan, selain tempat istirahat, pemudik juga dapat menikmati makanan dan minuman siap saji dengan harga terjangkau, seperti menu kreasi mie instan lengkap dengan topping telur atau odeng, serta minuman ready-to-drink seperti air mineral, teh, hingga minuman isotonik.
Fenomena mudik sendiri diperkirakan akan kembali meningkat. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi, sebanyak 143,92 juta orang atau sekitar 50,6 persen penduduk Indonesia diproyeksikan melakukan perjalanan selama Lebaran 2026.
"Dengan kehadiran fasilitas ini, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat," tutupnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH





.jpg)
