27 February 2026

Get In Touch

Perpustakaan SDN Pilangkenceng 01 Madiun Jadi Pusat Literasi, Padukan Buku Cetak dan Digital

Perpustakaan “Jendela Ilmu” SDN Pilangkenceng 01 Madiun meraih akreditasi B dan masuk 10 besar tingkat kabupaten.
Perpustakaan “Jendela Ilmu” SDN Pilangkenceng 01 Madiun meraih akreditasi B dan masuk 10 besar tingkat kabupaten.

MADIUN (Lentera) -SDN Pilangkenceng 01, Kabupaten Madiun, mengembangkan Perpustakaan “Jendela Ilmu” sebagai pusat literasi sekolah dengan memadukan layanan buku cetak dan digital.

Pengembangan perpustakaan menjadi salah satu program prioritas sekolah untuk mendukung pembelajaran siswa.

“Pengembangan perpustakaan merupakan salah satu program unggulan sekolah untuk mendukung peningkatan kualitas literasi siswa,” ujar Kepala SDN Pilangkenceng 01, Kamis (26/2/2026).

Perpustakaan menyediakan berbagai layanan, mulai dari baca di tempat, referensi, bimbingan literasi informasi, sirkulasi peminjaman dan pengembalian buku, penelusuran informasi, hingga akses internet.

Selain melayani siswa SD, perpustakaan juga bekerja sama dengan Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Pilangkenceng untuk mengenalkan budaya literasi sejak dini.

“Melalui program ini, anak-anak dapat mengenal buku dan kegiatan membaca sejak usia dini, sehingga lebih siap saat memasuki jenjang sekolah dasar,” jelasnya.

Untuk mendukung literasi digital, perpustakaan dilengkapi fasilitas Interactive Flat Panel (IFP). Perangkat ini digunakan sebagai media pembelajaran interaktif yang memungkinkan siswa mengakses materi bacaan digital, video edukasi, dan konten pembelajaran lainnya.

Dari sisi pengelolaan, perpustakaan menggunakan aplikasi INLISLite untuk mendukung sistem administrasi dan layanan perpustakaan secara digital.

“Aplikasi INLISLite membantu pengelolaan koleksi, layanan peminjaman, dan administrasi perpustakaan agar lebih tertib, efektif, dan sesuai standar,” ujarnya.

Aplikasi tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan mutu layanan perpustakaan sekolah.

“Kerja sama ini membantu sekolah memahami sistem pengelolaan perpustakaan yang lebih profesional dan meningkatkan kualitas layanan,” katanya.

Upaya pengembangan fasilitas, layanan, dan sistem pengelolaan tersebut membuahkan hasil. Pada 2024, Perpustakaan Jendela Ilmu masuk 10 besar perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Madiun.

Kemudian pada 2025, perpustakaan ini meraih akreditasi perpustakaan dengan predikat B.

“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan,” pungkasnya.

Perpustakaan Jendela Ilmu juga menjadi satu-satunya perpustakaan SD di Kecamatan Pilangkenceng yang telah memperoleh sertifikat akreditasi. Predikat tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan telah memenuhi standar dari sisi fasilitas, pengelolaan, layanan, dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung program literasi sekolah.

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.