22 February 2026

Get In Touch

Hotel Majapahit Suguhkan Iftar Tematik Nusantara Lewat Cito Roso Dwipantara

SURABAYA (Lentera) – Menyambut Ramadan 2026, Hotel Majapahit Surabaya – MGallery Collection menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertema “Cito Roso Dwipantara”, sebuah konsep yang mengangkat kekayaan rasa dan tradisi kuliner dari berbagai penjuru Nusantara dalam balutan kemewahan hotel bersejarah.

Cito Roso Dwipantara secara harfiah merepresentasikan ragam cita rasa dari dua bentang kepulauan, sebuah metafora bagi luasnya warisan kuliner Indonesia. Konsep ini diwujudkan melalui sajian autentik yang dikurasi secara elegan, menggunakan resep tradisional serta bahan berkualitas premium. 

Setiap hidangan dirancang tidak hanya untuk memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan cerita tentang budaya, tradisi, dan kebersamaan yang menjadi esensi Ramadan.

General Manager Hotel Majapahit Surabaya – MGallery Collection, Kahar Salamun, mengatakan, konsep ini dirancang sebagai perayaan kuliner sekaligus tradisi.

“Melalui Cito Roso Dwipantara, kami ingin menghadirkan Ramadan yang lebih dari sekadar berbuka puasa. Ini adalah selebrasi kekayaan rasa dan budaya Indonesia dalam suasana hangat dan elegan khas Hotel Majapahit,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan, program ini menghadirkan tiga rotasi menu berbeda sepanjang Ramadan, memungkinkan tamu menikmati variasi hidangan yang berganti secara berkala. Sajian unggulan seperti Kambing Guling dan Nasi Kebuli menjadi magnet utama dengan cita rasa kaya rempah.

Foto: Amanah/Lentera
Foto: Amanah/Lentera

Kekayaan kuliner daerah turut dihadirkan melalui Nasi Goreng Aceh, Nasi Goreng Resek Malang, Sate Ayam Madura, Sate Taichan, Soto Madura, hingga Lontong Kikil Surabaya. Tak ketinggalan, Bakso Malang, Pecel Madiun, Karedok Sunda, dan Ketoprak Betawi mempertegas keberagaman rasa dari barat hingga timur Indonesia.

"Untuk melengkapi momen berbuka, tersedia aneka takjil tradisional seperti kolak, bubur Madura, ronde dan angsle, serta jajanan pasar khas Jawa yang disajikan dengan sentuhan elegan tanpa meninggalkan cita rasa otentiknya," tuturnya.

Pengalaman “Cito Roso Dwipantara” tidak hanya berhenti pada sajian kuliner. Area iftar ditata dengan konsep tematik Nusantara yang kental. Deretan gubukan bergaya angkringan menghadirkan live cooking, sementara sosok “Si Mbok” yang menyiapkan hidangan tradisional menciptakan suasana hangat dan penuh nostalgia.

Staf hotel mengenakan busana tradisional, sementara instalasi kain batik menghiasi langit-langit ruangan secara artistik. Seluruh elemen ini dirancang harmonis dengan arsitektur kolonial ikonik Hotel Majapahit, menghadirkan perpaduan antara warisan budaya Indonesia dan kemewahan klasik.

Suasana berbuka semakin lengkap dengan live music performance setiap hari yang menghadirkan alunan hangat dan menenangkan sepanjang Ramadan.

Dengan perpaduan rotasi menu Nusantara, dekorasi tematik, serta atmosfer heritage yang kuat, Cito Roso Dwipantara menjadi destinasi berbuka puasa yang menawarkan pengalaman budaya dan kuliner dalam satu harmoni Ramadan. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.