10 February 2026

Get In Touch

Peringatan HPN 2026, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Raih Trofi Abyakta Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menerima trofi penghargaan Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat, Banten, Senin (9/2/2026). (dok. Prokopim Kota Malang)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menerima trofi penghargaan Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat, Banten, Senin (9/2/2026). (dok. Prokopim Kota Malang)

MALANG (Lentera) - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meraih Trofi Abyakta Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, dalam rangkaian puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serang, Banten, Senin (9/2/2026).

"Ini merupakan satu kepercayaan yang diberikan oleh PWI Pusat dan ini kita persembahkan untuk masyarakat Kota Malang. Karena Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat ini juga merupakan satu aktualisasi dan sesuatu yang memang dilakukan oleh masyarakat Kota Malang," ujar Wahyu. 

Wahyu juga menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk terus memperkuat pengembangan kebudayaan agar semakin memberi manfaat luas.

"Ini membuktikan budaya-budaya dari Kota Malang betul-betul diperhatikan dan tentunya juga akan bergerak di tingkat internasional. Terima kasih untuk PWI Pusat atas Anugerah Kebudayaan untuk Kota Malang," ucapnya.

Ke depan, Wahyu berharap pemajuan kebudayaan di Kota Malang dapat terus diperkuat sehingga kontribusinya semakin dirasakan masyarakat. Sekaligus memperluas pengenalan budaya Malang di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.

"Sebagai Wali Kota Malang, saya ingin budaya-budaya yang ada di Kota Malang ini, bisa diapresiasi. Tidak hanya skala lokal, regional, tapi juga skala nasional maupun internasional," pungkasnya.

Diketahui, penghargaan Trofi Abyakta  diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat, sekaligus praktik nyata dalam memajukan kebudayaan di daerahnya.

Sebelum menerima penghargaan, setiap calon penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 terlebih dahulu melalui tahapan presentasi proposal di hadapan dewan juri pada Januari lalu. 

Dalam kesempatan itu, Wahyu Hidayat mempresentasikan proposal berjudul 'Selaras Nafas Pemajuan Kebudayaan dalam Bingkai Kota Kreatif'. Dari hasil penilaian dewan juri, Wahyu Hidayat berhasil menjadi nominator dengan perolehan skor tertinggi. 

Presentasi tersebut dinilai mampu menggambarkan arah kebijakan, strategi, serta implementasi nyata pemajuan kebudayaan di Kota Malang. Salah satu program yang menjadi perhatian dalam penilaian tersebut adalah Program 1.000 Event yang mendorong aktivitas seni, budaya, dan kreativitas masyarakat sepanjang tahun.

Selain itu, posisi Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia bidang Media Arts yang ditetapkan UNESCO juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem kebudayaan di daerah tersebut.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.