05 February 2026

Get In Touch

Hadiri Sosialisasi MKD DPR RI di Polres Kediri, Mas Dhito Dukung Pencegahan Pemalsuan TNKB Khusus

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (tengah batik) saat menghadiri sosialisasi dan fungsi MKD DPR RI di Mapolres Kediri, Rabu (4/2/2026).
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (tengah batik) saat menghadiri sosialisasi dan fungsi MKD DPR RI di Mapolres Kediri, Rabu (4/2/2026).

KEDIRI (Lentera) - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mendukung pencegahan pemalsuan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) khusus, yang digunakan pimpinan atau anggota DPR RI.

Hal ini disampaikan Bupati Kediri yang biasa disapa Mas Dhito saat menghadiri sosialisasi peran dan fungsi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPRI RI, serta mendukung apa yang menjadi kebijakannya. 

“Ada beberapa hal yang menginspirasi kami yang ada di tingkat daerah. Fungsi pengawasan dari MKD efektif dan efisien, sampai hal-hal yang tingkatnya etika itu diawasi,” terang Mas Dhito saat menghadiri acara tersebut di Mapolres Kediri, Rabu (4/2/2026). 

Mas Dhito menuturkan, dari sosialisasi tersebut bakal menjadi bahan diskusi dirinya selaku kepala daerah dengan jajaran legislatif untuk meningkatkan kinerja dari badan kehormatan DPR di Kabupaten Kediri. 

Menurutnya, kinerja efektif MKD DPR RI perlu ditiru dan diimplementasikan di tingkat daerah. Sehingga penguatan badan ini bisa lebih efektif, dalam menjalankan tugasnya. 

Disisi lain, dalam pertemuan tersebut MKD juga mensosialisasikan penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) bagi pimpinan dan anggota DPR. 

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memperjelas identifikasi kendaraan kedinasan, yang dipakai oleh legislatif pusat tersebut. Dengan demikian, semua pihak diharapkan mampu membedakan keasliannya.

“Ini menjadi inspirasi juga bagi kami, kalau nanti ada pejabat dinas di Kabupaten Kediri yang memalsukan nomor tidak pada tempatnya akan kami berikan sanksi,” tandas Mas Dhito. 

Sementara itu, Wakil Ketua MKD DPR RI, H. Adang Daradjatun menjelaskan tugas utama MKD adalah menjaga marwah dan etika seluruh anggota DPR RI, termasuk bagaimana penggunaan TNKB.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan, karena sempat terjadi pemalsuan nopol khusus oleh anggota dan masyarakat yang tidak bertanggung jawab di beberapa daerah.

“Oleh karena itu kita memohon bantuan kepada Bapak Bupati dan Kapolres, kita selalu mengawasi etika dimanapun juga anggota DPR itu,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.