18 January 2026

Get In Touch

Kondisi Raja Salman Usai Dirawat di RS, Kini Berusia 90 Tahun

ARSIP: Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kiri) berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz di Istana Diriya di Riyadh selama KTT Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) beberapa waktulalu (AFP)
ARSIP: Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kiri) berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz di Istana Diriya di Riyadh selama KTT Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) beberapa waktulalu (AFP)

RIYADH (Lentera) -Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, telah keluar dari Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Riyadh pada Jumat (16/1/2026), setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh Istana Kerajaan Arab Saudi dan dilansir media pemerintah, disebutkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap Raja Salman terbukti menenangkan.

"Yang Mulia telah meninggalkan Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Riyadh hari ini (Jumat) setelah menjalani pemeriksaan medis yang hasilnya terbukti menenangkan," demikian bunyi pernyataan pihak istana, dikutip dari AFP.

Sebelumnya di hari yang sama, kerajaan mengumumkan bahwa Raja Salman, yang kini berusia 90 tahun, dirawat di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Selama bertahun-tahun, Pemerintah Arab Saudi berupaya meredam spekulasi publik terkait kondisi kesehatan Raja Salman.

Meski telah naik takhta sejak 2015, roda pemerintahan sehari-hari mulai dijalankan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) sejak 2017.

MBS ditunjuk sebagai pewaris takhta dan bertindak sebagai pemimpin de facto kerajaan.

Informasi mengenai kesehatan Raja Salman sendiri tidak banyak diungkap ke publik. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia tercatat beberapa kali dirawat di rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

Pada 2024, Istana Kerajaan mengumumkan bahwa Raja Salman sempat mengalami infeksi paru-paru, tetapi kondisinya pulih.

Dua tahun sebelumnya, tepatnya pada Mei 2022, ia sempat dirawat untuk menjalani kolonoskopi, yaitu pemeriksaan bagian dalam usus besar.

Setelah prosedur tersebut, Raja Salman tetap dirawat selama lebih dari sepekan guna pemeriksaan tambahan dan pemulihan.

Masih di tahun yang sama, pada Maret 2022, Raja Salman juga menjalani pemeriksaan medis serta prosedur penggantian baterai alat pacu jantung.

Prosedur tersebut dilaporkan berhasil oleh media pemerintah. Sementara itu, pada 2020, Raja Salman sempat menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.

Meski kerap dirawat untuk alasan medis, pihak kerajaan menegaskan bahwa kondisi Raja Salman tetap stabil dan tidak memengaruhi jalannya pemerintahan di Arab Saudi (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.