15 January 2026

Get In Touch

Banjir di Kota Serang, 2.816 Jiwa Terdampak Hingga Belasan Rumah Rusak

Warga melintasi banjir di wilayah Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026). (foto:ist/Ant)
Warga melintasi banjir di wilayah Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026). (foto:ist/Ant)

SERANG (Lentera) - Sebanyak  851 KK atau 2.816 jiwa terdampak banjir akibat cuaca ekstrem di Kota Serang, Banten hingga merendam 861 rumah dengan jumlah warga mengungsi sebanyak 314 jiwa. 

"Akibat cuaca ekstrem ini juga mengakibatkan 14 rumah rusak dan 1 fasilitas umum pondok pesantren terdampak," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan melansir RRI.co, Selasa (13/1/2026). 

Diat menyebut, banjir yang melanda Kota Serang tercatat sebanyak 28 kejadian. Dimana cuaca ekstrem juga berimbas terhadap 9 kejadian pohon tumbang. 

"Dengan rumah roboh sebanyak 13 kejadian. Paling banyak terjadi di kecamatan Walantaka 9 kejadian. Selebihnya masing-masing kecamatan lainnya 1 kejadian," ungkapnya.

Atas kejadian ini, Diat melanjutkan BPBD melakukan pemantauan cuaca melalui BMKG dan informasi kebencanaan melalui media sosial serta Call Center BPBD Kota Serang serta monitoring wilayah yang terdampak bencana. 

"Kemudian menurunkan personil dan alat, melakukan evakuasi korban terdampak banjir," katanya. 

Selanjutnya, melakukan penanganan pohon tumbang dan assesment rumah roboh. Pemasangan tenda pengungsi di Link. Tanggul Jaya Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen. 

"Juga melakukan pendataan untuk wilayah yang terdampak," katanya. 

Oleh sebab itu, Diat mengimbau, agar masyarakat selalu mengikuti perkembangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana untuk selalu berhati - hati. 

"Bagi pengguna jalan yang melintas di daerah rawan longsor dan pohon tumbang untuk selalu berhati - hati dan tetap waspada," imbuhnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.