SIDOARJO (Lentera) - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di dekat Perempatan Lampu Merah Celep, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (3/1/2026).
Pohon berukuran besar itu roboh di dekat perempatan dan menimpa dua unit mobil yang sedang melintas, yakni minibus Toyota Avanza dan sedan Honda Accord. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bagian atap dan kaca depan kendaraan, serta memicu kemacetan panjang dari dua arah.
Pohon tumbang, Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat intensitas hujan meningkat dan embusan angin kencang melanda kawasan tersebut. Kondisi tanah yang gembur diduga membuat akar pohon kehilangan daya cengkeram, hingga batangnya ambruk menutup sebagian besar badan jalan.
Antrean kendaraan dari sisi utara (Porong menuju Kota Sidoarjo) maupun dari selatan (Kota Sidoarjo menuju Porong) sempat tertahan total. Kepadatan arus makin memanjang karena proses evakuasi dilakukan di jam sibuk.
Petugas kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas secara manual dan melakukan pengalihan arus secara situasional. Sementara itu, tim BPBD Sidoarjo dibantu relawan dan warga melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin.
Salah satu relawan yang membantu evakuasi di lokasi, Ahmad Fauzi, menjelaskan situasi di lapangan berlangsung cepat dan sempat membuat pengendara panik.
“Hujannya deras sekali, anginnya juga kencang. Tiba-tiba pohon langsung roboh di tengah perempatan. Kami fokus dulu memastikan tidak ada korban terjepit, baru setelah itu bantu pemotongan batang,” ujar Fauzi di lokasi kejadian mengutip RRI.co.id, Sabtu (3/1/2026).
Meski kerusakan kendaraan cukup parah, hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun luka serius. Kedua pengemudi disebut, berhasil keluar dari kendaraan sesaat setelah kejadian.
BPBD juga mengimbau warga dan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di bawah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat hujan dan angin kencang. Hindari berhenti di bawah pohon besar, terutama di area tanah yang rawan gembur saat diguyur hujan,” tambah Fauzi.
Pengendara yang akan melintas ke arah Kota Sidoarjo, khususnya dari Porong, Tanggulangin, dan sekitarnya, disarankan menggunakan jalur alternatif sementara hingga proses pembersihan selesai. Jika tetap melintas, pengendara diminta mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Editor: Arief Sukaputra





.jpg)
