15 January 2026

Get In Touch

Malam Tahun Baru 2026 : Slank di TMII, Marion Jola di Bundaran HI

Penampilan Marion Jola di panggung hiburan yang digelar di kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12) malam. (Antara)
Penampilan Marion Jola di panggung hiburan yang digelar di kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12) malam. (Antara)

JAKARTA (Lentera) - Slank dan Marion Jola menghibur warga yang menyambut tahun baru 2026. Slank tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), sedangkan Marion Jola tampil di Bundaran HI. 

Ribuan warga sudah memadati dua tempat itu. Di TMII, warga menikmati penampilan sejumlah grup music, meski gerimis mereka tetap bertahan di depan panggung utama pertunjukan.

Sejumlah grup musik pop terus menghibur para pengunjung TMII pada malam pergantian tahun, pada Rabu (31/12/2025) malam. Sementara untuk Slank tampil dan menghibur pengunjung pada sekitar pukul 23.00 WIB dan menjadi penampilan penutup.

Pengelola TMII juga menyuguhkan sejumlah atraksi seperti air mancur bergoyang dan juga penampilan drone untuk menghibur pengunjung.

Sedangkan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Marion Jola tampil mulai pukul 20.55, dengan penampilan lagu pembuka "Aduh” (2021) meski di tengah rintik hujan.

“Jakarta, walaupun malam ini hujan, boleh semangatnya ya. Kita tahun baruan malam ini mari kita nyanyi bareng-bareng,” kata Marion Jola melansir antara.

Marion Jola _yang akrab dipanggil Lala_ lanjut memeriahkan panggung hiburan itu dengan membawakan sejumlah lagu andalannya dalam menghibur warga di antaranya “Rayu”, “Overthinking”.

Sepanjang penampilannya, Lala menyuguhkan penampilan koreografi yang enerjetik. Lagu “Jangan” menjadi penutup penampilan Marion Jola dipanggung hiburan itu.

Sebelum turun panggung, Lala juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Mari kita doakan untuk saudara kita di Sumatra sana semoga cepat pulih,” tutur dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, Jakarta bakal menjadi ruang empati dan mengutamakan solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada malam Tahun Baru 2026.

"Untuk itu, tema yang diambil dalam menyambut tahun baru juga berbeda dari biasanya. Kali ini mengambil tema 'Jakarta Global City: From Jakarta With Love'," kata Pramono.

Pramono mengatakan, salah satu acara yang dihadirkan saat malam pergantian tahun, yakni berdoa bersama agar bencana yang terjadi dapat segera teratasi.

"Kami betul-betul mengadakan acara yang melakukan kontemplasi, berdoa bersama. Karena apapun bencana yang terjadi, mudah-mudahan segera bisa kita atasi dengan baik," kata dia. (*)

 

 

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.