25 October 2026

Get In Touch

BNPB: Seluas 7.000 Hektare Terdampak Karhutla di Way Kambas

Ilustrasi karhutla.
Ilustrasi karhutla.

LAMPUNG (Lentera) - Seluas 7.000 hectare lahan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur,  terdampak 21 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga Sabtu (24/10/2026). Sementara, laporan sebelumnya juga menyebut sekitar 30 hektare area masih terindikasi terbakar atau mengeluarkan asap.

Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi  menegaskan penanganan karhutla harus mengutamakan keselamatan petugas serta ketepatan menentukan lokasi pemadaman. Ia meminta seluruh tim menggunakan informasi terkini sebagai dasar pengambilan keputusan selama operasi berlangsung.

"Penanganan karhutla di TN Way Kambas harus berfokus pada pengendalian api yang terukur, dengan mengutamakan keselamatan personel. Perkembangan situasi harus menjadi dasar setiap keputusan operasi," katanya melansir RRI, Minggu (25/10/2026).

BNPB bersama tim gabungan mengerahkan personel untuk memadamkan api melalui operasi darat dan water bombing dari udara. Pemantauan udara juga perlu disesuaikan dengan laporan petugas, data titik panas, serta informasi cuaca terkini.

"Pemantauan udara harus diselaraskan dengan laporan petugas darat, data titik panas, dan informasi cuaca terkini. Penentuan prioritas harus berdasarkan kondisi lapangan agar penanganan benar-benar tepat sasaran," ujarnya.

Selain pemadaman langsung, pemerintah mendukung penanganan karhutla melalui operasi modifikasi cuaca menggunakan pesawat Cessna Caravan. Pada 24 Oktober, tim melaksanakan dua sorti penyemaian natrium klorida atau NaCl, masing-masing sebanyak 1.000 kilogram.

Langkah tersebut diharapkan membantu mendukung penanganan kebakaran berdasarkan kebutuhan dan kondisi cuaca di wilayah terdampak. Namun, data terbaru mengenai total luas lahan terbakar serta perkembangan dampak kebakaran secara menyeluruh masih belum tersedia. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.