22 October 2026

Get In Touch

DPRD Minta Pemkot Lakukan Antisipasi Potensi Kekurangan Air Bersih Akibat Kemarau

Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo.
Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo.

PALANGKA RAYA (Lentera) - Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melakukan antisipasi terhadap potensi kekurangan air bersih akibat kemarau panjang dengan memastikan pasakon dan distribusi air bagi masyarakat tetap terjaga.

Sigit  mengatakan ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino perlu menjadi perhatian pemerintah setempat karena dapat memengaruhi ketersediaan sumber air yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. "Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi sejak dini agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih selama kemarau panjang," papar Sigit, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu memetakan kawasan yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan sesuai kebutuhan warga.

Sigit melanjutkan, selain menyiapkan bantuan air bersih, Pemkot perlu berkoordinasi dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam), guna memastikan pelayanan dan pasokan air kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik selama musim kemarau.

Langkah antisipasi dapat dilakukan dengan menyiapkan sarana alternatif, seperti sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.

"Jangan sampai pemerintah baru memberikan perhatian setelah masyarakat kesulitan mendapatkan air, karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi," ucapnya.

Sigit menambahkan, koordinasi antara perangkat daerah terkait, Perumdam, dan pihak kelurahan, diperlukan untuk mempercepat pendataan wilayah rawan kekeringan serta menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai.

Ia berharap Pemkot Palangka Raya benar-benar siap menghadapi kemarau panjang agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terganggu.

"Dengan pemetaan yang baik dan kesiapan sarana pendukung, diharapkan Pemkot dapat mengantisipasi gangguan pasokan sekaligus memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara optimal," pungkasnya. (*)

 

Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.