PASURUAN (Lentera) -Sebanyak 110 pendaki yang sebelumnya dikabarkan terjebak akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno akhirnya berhasil dievakuasi.
Proses evakuasi dilakukan tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui jalur pendakian Kop-Kopan, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).
“Informasi awal ada 29 orang yang sudah berhasil dievakuasi melalui Kop-Kopan. Kami tetap berkoordinasi dengan posko,” ujar Sugeng Hariadi, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sabtu (17/10/2026).
Kebijakan evakuasi pendaki
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini.
Menurutnya, seluruh pendaki yang berjumlah 110 orang, termasuk 29 yang sebelumnya dikabarkan terjebak di puncak Arjuno sudah berhasil dievakuasi semuanya.
"Kurang lebih 110 pendaki sudah berhasil turun semuanya, aman selamat," kata dia, mengutip Kompas.
Agustiningtyas menegaskan, kebijakan evakuasi terhadap ratusan pendaki tersebut bagian upaya penyelamatan.
Pihaknya tidak mau mengambil risiko meski titik api dengan lokasi pendakian masih jauh.
Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup
Untuk itu, seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang telah ditutup sementara mulai Sabtu (17/10/2026) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Demi keamanan, semua jalur pendakian tutup sementara," tegasnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan dari Polhut, relawan, dan BPBD masih berupaya memadamkan api secara manual karena dukungan helikopter water bombing belum memungkinkan.
Seperti diketahui kebakaran melanda kawasan Tahura Raden Soerjo di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto.
Laporan terakhir asap tebal dan titik api masih terlihat di kawasan hutan Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen. Selain itu titik api masih terlihat di Puthuk Bulak, Guo Gambir, Tungwulung, Anjat, hingga Gunung Ringgit (*)
Editor: Arifin BH





.jpg)
