Terima Kunjungan Dirjen Otda, Bupati Jember Tegaskan Komitmen Selaraskan Pembangunan Daerah dan Nasional
JEMBER (Lentera) - Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dihadiri oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E. dilaksanakan di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, pada Kamis (15/10/2026).
Bupati Jember, Gus Fawait, turut mengikuti rapat tersebut bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, Dr. H. Muhammad Khozin.
Pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) merupakan mandat konstitusional yang wajib disukseskan oleh seluruh kepala daerah di Indonesia. Dalam mendukung agenda prioritas tersebut, pemerintah daerah memegang peranan krusial melalui penyelarasan APBD, penyederhanaan perizinan investasi, serta penyiapan tata ruang yang akurat.
"Di kawasan Tapal Kuda, implementasi PSN terbukti mampu mendongkrak roda perekonomian lokal meski masih ditemui sejumlah kendala teknis di lapangan. Menanggapi hal tersebut, komitmen serta penguatan koordinasi lintas sektor dari kepala daerah menjadi kunci utama dalam mengurai hambatan demi mengoptimalkan dampak pembangunan bagi masyarakat," ungkap Dirjen Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah.
Dalam kesempatan ini, Bupati Jember, Gus Fawait, menanggapinya dengan menjelaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk selalu menjadikan program pemerintah pusat sebagai acuan utama dalam roda pemerintahan. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat efektivitas pembangunan serta menghadirkan pelayanan publik yang selaras dengan kebijakan nasional.
"Saat ini, Pemkab Jember telah berhasil melakukan reformasi signifikan pada sektor pelayanan publik dan administrasi kependudukan (adminduk). Masyarakat kini tidak perlu lagi mengantre panjang di Kantor Dispendukcapil karena layanan pengurusan dokumen telah didekatkan ke tingkat kecamatan dengan ketersediaan blangko yang selalu terjamin," ujar Gus Fawait, Bupati Jember.
Di bidang kesehatan, Pemkab Jember menghadirkan berbagai terobosan penting mulai dari program Universal Health Coverage (UHC) hingga pengoperasian layanan Homecare. Selain itu, diluncurkan pula fasilitas 'Mobil Cinta' yang dikhususkan untuk mengantar jemput pasien kurang mampu dari dan ke rumah sakit.
Inovasi kesehatan juga akan terus dikembangkan melalui rencana penyediaan fasilitas 'Hotel Cinta' pada tahun 2027 mendatang. Fasilitas ini dirancang sebagai tempat singgah dan perawatan khusus bagi ibu hamil berisiko tinggi sebelum menjalani proses persalinan sesar.
"Guna menjaring aspirasi warga secara inklusif, Pemkab Jember turut meluncurkan program Musrenbang Plus yang melibatkan hingga 5.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat di setiap kecamatan. Forum ini dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program, penyerapan aspirasi publik, sekaligus pembagikan sembako guna mendukung upaya pengendalian inflasi daerah," tutur Bupati Jember, Gus Fawait. (ads)
Reporter: Moko





.jpg)
