16 October 2026

Get In Touch

Tren Kecantikan Spring 2027 ,Riasan Mata Berani, Poni Ekstrem dan Lipstik Merah

Tren Kecantikan Spring 2027 ,Riasan Mata Berani, Poni Ekstrem dan Lipstik Merah

SURABAYA ( LENTERA ) - Pekan mode dunia untuk koleksi Spring/Summer 2027 tidak hanya menampilkan arah baru dalam busana, tetapi juga menghadirkan perubahan dalam tren kecantikan. Setelah gaya natural dan quiet luxury mendominasi penampilan dalam beberapa musim terakhir, panggung mode New York, London, Milan, hingga Paris kini diramaikan riasan dan gaya rambut yang lebih ekspresif.

Tren tersebut terlihat melalui permainan warna pada mata, potongan poni yang eksperimental, hingga lipstik merah yang kembali menjadi pusat perhatian. Penampilan para model di atas runway menunjukkan bahwa riasan tidak harus selalu mengikuti prinsip minimalis. Detail yang kuat justru dapat menjadi elemen utama untuk membangun karakter penampilan.

Terdapat tiga tren kecantikan yang menonjol selama rangkaian Fashion Month Spring 2027. Ketiganya menawarkan pendekatan berbeda, mulai dari riasan mata dramatis hingga aksen warna pada bibir yang dapat diterapkan untuk tampilan sehari-hari.

Riasan Mata dengan Efek Grafis

Riasan mata menjadi salah satu elemen paling ekspresif dalam koleksi Spring/Summer 2027. Teknik eyeliner grafis, warna mencolok, hingga smokey eyes dengan kesan glamor digunakan untuk mempertegas karakter wajah.

Dalam peragaan Gucci yang dirancang Demna, penata rias Sam Visser bersama timnya menghadirkan pendekatan more is more. Riasan mata tidak sekadar melengkapi busana, tetapi menjadi bagian penting dari keseluruhan tampilan.

Eksplorasi serupa terlihat dalam presentasi koleksi Spring/Summer 2027 Chanel. Efek grafis dan warna metalik memberikan kesan tegas sekaligus futuristik. Penggunaan warna yang kontras membuat area mata menjadi titik fokus, terutama ketika dipadukan dengan riasan wajah yang lebih sederhana.

Sementara itu, Rachel Scott menghadirkan pendekatan yang lebih terkendali dalam peragaan Proenza Schouler, tetapi tetap mempertahankan kesan dramatis. Penata rias Dick Page juga mengeksplorasi greasepaint berwarna cerah untuk menghasilkan eyeshadow teatrikal, dengan sapuan yang membentang dari kelopak mata hingga mendekati alis.

Tren ini memperlihatkan bahwa riasan mata tidak harus terpaku pada warna netral. Warna terang, garis tegas, dan efek metalik dapat digunakan untuk menciptakan penampilan yang lebih berkarakter.

Untuk penggunaan sehari-hari, tren tersebut dapat diterapkan dalam versi yang lebih sederhana. Eyeliner berwarna atau sapuan eyeshadow metalik pada sudut mata dapat menjadi aksen tanpa harus memenuhi seluruh kelopak. Sementara untuk acara malam, kombinasi warna kontras dan smokey eyes dapat memberikan kesan lebih dramatis.

Poni Cangkang Kumbang 

Eksperimen kecantikan musim ini tidak berhenti pada riasan. Gaya rambut juga tampil lebih berani melalui berbagai bentuk poni, mulai dari potongan tegas yang mengilap hingga untaian panjang yang menutupi sebagian wajah.

Salah satu tampilan paling mencolok hadir dalam peragaan Thom Browne pada New York Fashion Week, 15 September 2026. Penata rambut James Pecis menciptakan gaya yang disebut beetle shell bangs, yakni poni dengan bentuk kokoh, permukaan mengilap, dan garis yang menyerupai cangkang kumbang.

Gaya tersebut terinspirasi dari tema serangga yang diangkat dalam koleksi Thom Browne. Pecis menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam menciptakan tampilan tersebut.
"Musim ini terinspirasi oleh serangga. Saya mencoba menciptakan gaya rambut seperti cangkang kumbang yang kokoh, sangat mengilap, dan memiliki bentuk grafis," ujar James, seperti dilansir Women's Wear Daily (WWD).

Poni dalam koleksi Spring 2027 juga tampil dalam bentuk yang lebih berantakan. Pada peragaan De Pino, rambut hitam lurus dengan poni panjang dibiarkan menutupi sebagian mata. Sementara itu, Loewe mengeksplorasi potongan rambut bertekstur dan berlapis untuk menghadirkan dimensi yang berbeda.

Louis Vuitton membawa pendekatan lebih eksperimental dengan menambahkan untaian manik-manik perak dan material transparan yang memantulkan cahaya pada bagian poni. Kiko Kostadinov menghadirkan interpretasi lain melalui garis-garis horizontal berwarna.

Ragam tampilan tersebut menunjukkan bahwa poni dapat berfungsi lebih dari sekadar potongan rambut untuk membingkai wajah. Bentuk, tekstur, warna, dan material tambahan dapat mengubahnya menjadi elemen utama dalam penampilan.

Meski demikian, tidak semua interpretasi poni ekstrem harus diterapkan secara harfiah. Untuk tampilan yang lebih praktis, poni bertekstur atau potongan berlapis dapat menjadi pilihan. Sementara efek mengilap dan bentuk grafis dapat dicoba untuk acara tertentu tanpa perlu mengubah keseluruhan gaya rambut secara permanen.

LipstikMenyala

Lipstik merah kembali mendapat tempat di panggung mode Spring/Summer 2027. Berbeda dari tampilan yang mengandalkan riasan penuh pada mata dan pipi, tren ini menempatkan bibir sebagai pusat perhatian melalui kontras antara warna merah dan riasan wajah yang relatif bersih.

Makeup artist Lucia Pica menilai lipstik merah sebagai cara sederhana untuk mengekspresikan kebebasan. Warna tersebut dapat memberikan karakter kuat tanpa memerlukan banyak tambahan riasan.
Pendekatan serupa terlihat dalam peragaan Tom Ford. Terinspirasi pantulan cermin di panggung, makeup artist Lucy Bridge menghadirkan lipstik merah yang menonjolkan karakter dan kepercayaan diri.

"Merah adalah warna yang memancarkan kepercayaan diri. Ini warna yang tegas dan bisa membuat perempuan merasa percaya diri sekaligus kuat," ujar Lucy.

"Sentuhan sederhana ini bisa memberikan keanggunan pada keseluruhan tampilan."

Di peragaan Kim Shui, makeup artist Romero Jennings menunjukkan bahwa lipstik merah tidak harus selalu diaplikasikan dengan garis bibir yang presisi atau hasil akhir tertentu.
"Merah tidak lagi terbatas pada bentuk klasik yang tegas atau satu jenis hasil akhir. Warnanya bisa diaplikasikan tipis seperti stain, dibaurkan dengan lembut, atau dibuat sedikit kabur di bagian tepinya," jelas Romero.

Chanel juga menampilkan lipstik merah terang dengan hasil akhir satin. Warna bibir yang kontras dipadukan dengan riasan mata dan pipi bernuansa nude sehingga keseluruhan penampilan tetap terlihat seimbang.

Variasi tersebut membuat lipstik merah dapat diterapkan dalam beberapa gaya. Pulasan penuh dengan garis bibir tegas memberikan kesan klasik dan elegan, sedangkan aplikasi tipis menyerupai lip stain menghadirkan kesan lebih santai. Hasil akhir satin juga dapat menjadi alternatif bagi mereka yang menginginkan kilau lembut tanpa tampilan terlalu mengilap.

Tren lipstik merah ini sekaligus memperlihatkan bahwa riasan sederhana tidak selalu berarti tanpa warna. Satu elemen yang menonjol dapat menjadi pusat perhatian ketika dipadukan dengan riasan lain yang lebih minimal.

Tiga tren kecantikan Spring 2027 memperlihatkan pendekatan yang beragam terhadap riasan dan penataan rambut. Riasan mata grafis menawarkan ruang eksplorasi warna, poni ekstrem menghadirkan permainan bentuk dan tekstur, sedangkan lipstik merah mengandalkan kekuatan satu aksen untuk membangun karakter penampilan.

Ketiganya tidak harus diterapkan secara bersamaan. Pemilihan tren dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kenyamanan, dan gaya personal. Riasan mata berwarna bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin bereksperimen tanpa mengubah rambut, sementara lipstik merah dapat digunakan sebagai aksen sederhana untuk tampilan sehari-hari.

Panggung mode Spring 2027 menunjukkan bahwa tren kecantikan tidak hanya berkutat pada upaya menyamarkan kekurangan atau menghasilkan tampilan senatural mungkin. Riasan dan rambut juga menjadi medium untuk bereksperimen dengan warna, bentuk, serta karakter visual.(far,ist/dya)
 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.