08 October 2026

Get In Touch

Pemerintah Akan Cairkan 1 Juta Ton Beras untuk 33,2 Juta Warga

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

JAKARTA (Lentera) - Pemerintah menyiapkan bantuan beras sebanyak 1 juta ton untuk 33,2 juta penerima manfaat dari kalangan warga kategori desil 1 sampai 4 untuk periode Oktober–Desember 2026. Bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kurang mampu utamanya beras.

Kebijakan ini telah dilaporkan kepada Presiden dan mendapatkan persetujuan melalui surat resmi dari Menteri Sekretaris Negara."Jadi kami siapkan bantuan beras 1 juta ton atau 1 miliar kilogram untuk 33,2 juta penerima," kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan,  di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (6/10/2026), mengutip Antara.

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan langkah ini diambil untuk menumbuhkan rasa optimisme di tengah masyarakat seiring mulai merangkaknya harga beras, serta menindaklanjuti arahan presiden.

Ia menandaskan bantuan pangan sebelumnya dijadwalkan selesai pada September, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang. "Adapun teknis penyaluran bantuan ini akan diberikan sebanyak 10 kilogram per bulan untuk jangka waktu tiga bulan, yang akan dirapel sekaligus untuk periode Oktober, November, dan Desember dengan total 30 kilogram per penerima manfaat," jelasnya.

Zulkifli Hasan mengungkapkan terkait bantuan 1 juta ton pangan kementeriannya meminta Bulog dan pemerintah daerah segera menyalurkan untuk membantu kebutuhan masyarakat. Apalagi, harga beras premium yang mahal dan sulit karena banyak sawah petani yang gagal panen terdampak musim kemarau.

Dia juga telah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan saat ini tinggal menunggu proses pencairan anggaran yang diperkirakan selesai dalam waktu satu hingga dua hari ke depan untuk urusan administrasi.

"Saya kira seminggu dua minggu ini Bulog sudah mulai mendistribusikan seluruh bantuan-bantuan pangan yang saya sebutkan tadi. Ini yang pertama yang darurat. Ini kategorinya darurat karena musim kemarau," ungkapnya.

Selain itu, Zulkifli Hasan juga mengingatkan pentingnya sektor pertanian dan pangan bagi kesejahteraan masyarakat luas, serta mengajak para kepala daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota untuk terus mensyukuri dan memprioritaskan sektor tersebut demi menjaga stabilitas pangan di daerah. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.