SURABAYA (Lentera) - Masyarakat perlu lebih cermat memilih tempat membeli daging sapi untuk memastikan produk yang dikonsumsi aman dan memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Salah satu penanda yang dapat diperhatikan adalah lapak pedagang yang menjadi Mitra Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan, tempat pembelian menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan daging sapi yang dikonsumsi masyarakat berasal dari proses pemotongan yang memenuhi standar.
“Kami berharap masyarakat memilih dan membeli daging sapi di Pasar Daging Arimbi atau di lapak-lapak yang memiliki papan Mitra RPH Surabaya. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan daging hasil pemotongan RPH Surabaya yang terjamin aman, sehat, utuh, dan halal,” kata Fajar, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, papan Mitra RPH Surabaya dapat menjadi penanda bagi masyarakat ketika memilih lapak penjualan daging. Saat ini, sekitar 300 papan Mitra RPH telah tersebar di sejumlah pasar tradisional di Surabaya.
Lapak mitra tersebut antara lain terdapat di Pasar Pucang, Pasar Genteng, Pasar Tambahrejo, Pasar Pabean, Pasar Wonokromo, Pasar Balongsari, serta sejumlah pasar tradisional lainnya.
Selain melalui lapak mitra, masyarakat juga dapat memperoleh daging sapi di Pasar Daging Arimbi, kawasan Pegirian. Fajar menyebut, mayoritas daging yang dipasarkan di sentra tersebut merupakan hasil pemotongan RPH Surabaya.
“Kalau masyarakat ingin mendapatkan daging dengan kualitas yang terjamin sekaligus harga yang kompetitif, Pasar Daging Arimbi bisa menjadi pilihan. Di sana, daging yang dijual merupakan daging hasil pemotongan RPH Surabaya,” ujarnya.
Di sisi lain, harga daging sapi turut dipengaruhi oleh harga sapi hidup yang mengalami kenaikan. Kondisi tersebut berdampak pada harga daging di tingkat konsumen.
Fajar menyebut, harga daging sapi kelas satu di Pasar Daging Arimbi saat ini berada di kisaran Rp135.000 per kilogram. “Memang harga sapi hidup saat ini mengalami kenaikan sehingga berpengaruh terhadap harga daging. Namun, di Pasar Daging Arimbi kami memastikan masyarakat memiliki pilihan untuk mendapatkan daging dengan harga yang relatif terkendali dan kualitas yang terjamin,” jelasnya.
Fajar menambahkan, daging yang berasal dari RPH Surabaya telah melalui proses pemotongan dengan memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, keutuhan, dan kehalalan.
Karena itu, ia kembali mengimbau masyarakat memperhatikan asal dan tempat pembelian daging sebelum dikonsumsi.
“Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk membeli daging di Pasar Daging Arimbi atau di lapak-lapak yang memiliki papan Mitra RPH Surabaya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
