29 September 2026

Get In Touch

Kabut Asap di Palangka Raya Masih Pekat, Pemkot Maksimalkan Rumah Oksigen

Salah satu rumah oksigen di Puskesmas Menteng, Palangka Raya
Salah satu rumah oksigen di Puskesmas Menteng, Palangka Raya

PALANGKA RAYA (Lentera) – Kabut asap pekat masih menyelimuti wilayah Kota Palangka Raya yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), membuat fasilitas rumah oksigen di Puskesmas Menteng ramai dimanfaatkan warga.

Sebagaimana disampaikan Plt Kepala UPT Puskesmas Menteng, Didik Purwanto warga yang datang dengan keluhan gangguan pernapasan, akibat kabut asap. Sejak dibuka bulan lalu, tercatat kurang lebih 48 orang warga telah menggunakan layanan tersebut.

“Dari data terakhir kami, rumah oksigen telah dimanfaatkan oleh lebih kurang 48 orang,” papar Didik, Senin (28/9/2026).

Ia mengatakan, warga ada yang datang pada pagi hari hingga malam hari, namun lebih banyak pada sore hingga malam hari. Mayoritas pengguna adalah orang dewasa, meskipun ada juga anak-anak.

Layanan ini terbuka untuk seluruh warga Palangka Raya, tidak hanya warga Menteng, dan beroperasi 24 jam agar masyarakat bisa mendapatkan oksigen kapan saja.

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyatakan Pemkot akan terus memperkuat layanan rumah oksigen selama 24 jam, yang disesuaikan dengan ketersediaan tenaga kesehatan (nakes).

Saat ini jumlah rumah oksigen mencapai kurang lebih 20 titik, terdiri dari 11 puskesmas, 6 kelurahan, 3 posyandu, dan akan terus ditambah.

Pemkot Palangka Raya juga mengoptimalkan Call Center 112 untuk kebutuhan darurat serta membagikan masker gratis di kelurahan dan puskesmas yang bisa diambil warga secara gratis.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.