23 September 2026

Get In Touch

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi

Salah satu jemaah haji yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Salah satu jemaah haji yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

JEDDAH (Lentera) - Dua jemaah haji Indonesia hingga kini masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi setelah pelaksanaan ibadah haji 2026 usai. Kedua jemaah itu berasal dari Lamongan dan Tangerang.

“Saat ini masih ada dua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi. Satu dirawat di RS Khaybar General Hospital, Madinah dan satu jemaah lagi dirawat di Rumah Sakit dr Samir Abbas Jeddah,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji dan Umrah, dr. Dani Pramudya melansir Kemenhaj Selasa (22/9/2026).

Dani juga mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kedua jemaah tersebut. Keduanya masih mendapatkan penanganan medis setelah mengalami gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi. Satu Jemaah di rawat di RS Khaybar General Hospital, Madinah dan satu jemaah lagi di rawaat di Rumah Sakit dr Samir Abbas Jeddah.

Jumlah jemaah yang menjalani perawatan kesehatan tersebut telah mengalami penurunan signifikan. Pada masa awal setelah rangkaian ibadah haji selesai, tercatat sekitar 60 jemaah haji Indonesia masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Kini, jumlah tersebut menyusut menjadi dua orang.

“Semoga dua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi segera kembali sehat dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga di Tanah Air,” kata Dani.

Lebih lanjut Dani menjelaskan sebelumnya sejumlah jemaah haji Indonesia yang membutuhkan perawatan medis di Arab Saudi mengalami berbagai penyakit serius. Di antaranya serangan jantung, stroke berat, hipertensi, diabetes atau kencing manis, serta infeksi paru.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan haji, mengingat jemaah harus menghadapi aktivitas fisik yang cukup berat serta kondisi lingkungan Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia.

Karena itu, aspek kesehatan akan menjadi salah satu perhatian utama dalam persiapan penyelenggaraan haji 2027. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.