23 September 2026

Get In Touch

Sejumlah Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Dibatalkan Akibat Kabut Asap

PALANGKA RAYA (Lentera) - Kondisi Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus memburuk di wilayah Palangka Raya mengakibatkan jadwal penerbangan sejumlah maskapai di Bandara Tjilik Riwut dibatalkan.

Executive General Manager (EGM) Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, mengatakan salah satu maskapai penerbangan yang melakukan penghentian sementara operasional adalah Garuda Indonesia. Penerbangan GA550/551 dibatalkan untuk periode 21 hingga 27 September 2026.

"Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi cuaca dan jarak pandang yang belum mendukung keselamatan penerbangan dan status tanggap darurat karhutla di Kalimantan Tengah juga menjadi pertimbangan operasional," papar I Made, Selasa (22/9/2026).

Selain itu maskapai Citilink juga melakukan penyesuaian jadwal penerbangan dari dan menuju Palangka Raya. Penerbangan QG452/453 rute Jakarta-Palangka Raya-Jakarta dibatalkan pada 22, 23, dan 24 September 2026.

Sementara penerbangan QG456/457 rute Surabaya-Palangka Raya-Surabaya juga tidak beroperasi pada 22 dan 24 September 2026.

"Kondisi kabut asap yang memburuk membuat jarak pandang di sekitar bandara berada di bawah batas aman pendaratan, karena itu jadwal penerbangan terpaksa disesuaikan mengingat keselamatan penumpang dan awak pesawat adalah prioritas utama," ucapnya.

I Made menjelaskan, jarak pandang yang aman untuk pesawat lepas landas dan mendarat sekitar 1.600 sampai 2.500 meter. Namun angka tersebut bisa berbeda sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut terpaksa terhenti sementara
aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut terpaksa terhenti sementara

Tapi yang menjadi masalah, kondisi di Palangka Raya sangat fluktuatif atau bisa berubah dengan sangat cepat. Tidak menutup kemungkinan saat ini jarak pandang 1.600 meter, namun dalam hitungan menit turun menjadi 1.200 meter.

Kondisi ini membuat calon penumpang harus melakukan penyesuaian terhadap jadwal perjalanan mereka. Pihak Bandara Tjilik Riwut mengimbau penumpang terdampak segera menghubungi maskapai masing-masing untuk mendapatkan informasi mengenai perubahan jadwal serta mekanisme pengembalian tiket.

"Kami memohon maaf atas kondisi ini yang menyebabkan ketidaknyamanan, tentunya kita semua berharap kondisi segera membaik dan aktivitas penerbangan bisa secepatnya kembali normal," tutupnya. (*)

 

Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.