08 September 2026

Get In Touch

Tahap Pengukuran Dimulai, Pemkab Sidoarjo Genjot Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memberikan keterangan terkait percepatan pembebasan lahan Flyover Gedangan di Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Selasa (8/9/2026).
Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memberikan keterangan terkait percepatan pembebasan lahan Flyover Gedangan di Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Selasa (8/9/2026).

SIDOARJO (Lentera) -Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan. Sebanyak 122 bidang lahan yang terdampak proyek saat ini sedang dalam tahap pengukuran dan pemetaan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn menyatakan, pengukuran bidang tanah menjadi langkah krusial yang harus segera diselesaikan sebelum masuk ke tahap penilaian harga tanah (appraisal).

“Setelah pengukuran dan pemetaan selesai, akan dilanjutkan dengan proses appraisal. Kami ingin prosesnya dipercepat sehingga pembayaran ganti rugi kepada masyarakat tidak molor,” ujar Bupati Subandi.

Untuk mendukung pembebasan lahan proyek jembatan layang tersebut, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 225 miliar dalam APBD Tahun Anggaran 2026. Namun, jumlah tersebut diperkirakan belum mencukupi kebutuhan dana pembebasan lahan mencapai sekitar Rp 450 miliar. Kekurangan anggaran akan diupayakan melalui penganggaran pada tahun 2027.

Di lapangan, tim gabungan BPN dan Pemkab Sidoarjo kini melakukan pengukuran secara bertahap, menyusuri jalur utama kawasan proyek mulai dari perempatan hingga sisi utara dan timur. Pengukuran dilakukan sekitar 20–25 bidang setiap harinya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo M. Makhmud menjelaskan, data 122 bidang tanah tersebut merupakan hasil verifikasi faktual yang telah dilakukan terhadap para pemilik lahan. Selain tanah milik warga, sejumlah fasilitas umum dan aset pemerintah juga terdampak, antara lain sebagian area Balai Desa Gedangan, bekas gedung UPTD, serta Kantor Polsek Gedangan yang terdampak secara penuh.

Pembangunan Flyover Gedangan ditujukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Surabaya–Sidoarjo, khususnya kawasan Gedangan yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama.

Dengan dimulainya pengukuran 122 bidang tersebut, Pemkab Sidoarjo menargetkan proses pembebasan lahan dapat tuntas pada tahun 2026, dilanjutkan dengan pembangunan fisik flyover yang direncanakan dimulai pada tahun 2027.

Reporter: Teguh|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.