31 August 2026

Get In Touch

TNI AL Kodaeral IX  Ambon Ekspedisi Rupiah Berdaulat dan Bakti Sehat

Kegiatan pengobatan TNI AL di pulau terdepan
Kegiatan pengobatan TNI AL di pulau terdepan

SURABAYA (Lentera) -Indonesia memang sudah 81 tahun merdeka. Namun, hasil tumpah darah itu, belum dinikmati oleh seluruh anak bangsa. Terutama di pulau terdepan. Yang dekat dengan negara lain.

Sadar akan hal itu, TNI AL dari Kodaeral IX  Ambon, melakukan ekspedisi ke pulau-pulau kecil, di Indonesia bagian timur, selama sepekan. Mulai 28 Agustus sampai 3 Sepetember 2026. 

Yang dikunjungi ada lima pulau. Seperti Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Pulau Kaisar, Kabupaten MBD, Pulau Moa, Pulau Damet, dan Pulau Banda.

Mereka berkunjung ke pulau-pulau kecil itu, untuk melayani penukaran rupiah. Uang yang sudah lusuh dan jelek, diganti dengan rupiah baru.

"Warga nampak ketika uangnya yang sudah lusuh itu, diganti dengan rupiah anyer," kata Letkol Laut (KH) Rochman, kepala penarangan Kodaeral IX Ambon.

Tak hanya itu, Kodaeral Ambon, juga adakan bakti  kesehatan, di pulau-pulau kecil itu.

"Kami dengan BNI, selain tukar mata uang baru, juha gelar bakti kesehatan," tambah Rochman.

Kehadiran negara, kembali dirasakan masyarakat di wilayah kepulauan terpencil itu.

Tim yang bernama  Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Bank Indonesia Provinsi Maluku 2026, bersama Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX ini, menghadirkan layanan Rupiah, dan bakti kesehatan bagi masyarakat Desa Wonreli, Kecamatan Kisar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Selama sehari, pada Minggu 30 Agustus 2026, mengadakan kegiatan di pulau lecil tersebut.

Ekspedisi rupiah yang merupakan gabungan TNI AL dan BNI, merapat di Dermaga Wonreli.

Mereka melaksanakan layanan Kas Keliling dan bakti kesehatan di halaman Desa Wonreli, Pulau Kisar.

Kegiatan penukaran uang lusut dengan uang
Kegiatan penukaran uang lusut dengan uang

Tempat tersebut  menjadi sasaran kedua dalam rangkaian pelaksanaan ERB 2026 di  Maluku.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi Rupiah. Sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah. Dan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak hanya membawa missi pelayanan rupiah. Juga menjadi sarana memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Tim Kesehatan Kodaeral IX bersama Tim ERB memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada warga Desa Wonreli.
Sebanyak 86 warga. Yang memanfaatkan layanan tersebut.

Pemeriksaan menemukan sejumlah kasus kesehatan rungan, seperti  kolesterol, asam urat, pengapuran tulang, gangguan lambung, pegal linu, gatal-gatal, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Komandan KRI Posepa-870 Mayor Laut (P) Muhammad Fachri mengatakan, kehadiran unsur TNI AL bersama Bank Indonesia dalam kegiatan ERB merupakan bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan  kepada masyarakat. Khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan akses pelayanan yang sulit.

Antusiasme masyarakat mengikuti rangkaian pelayanan cukup tinggi. 

Melalui pelaksanaan  sinergi TNI AL dan Bank Indonesia, terus bergerak dari satu pulau ke pulau lainnya. Untuk menjangkau wilayah terdepan dan kepulauan, untuk memastikan layanan Rupiah. Sekaligus manfaat sosial dapat dirasakan masyarakat.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Pulau Kisar, KRI Posepa-870 melanjutkan pelayaran menuju Pulau Moa untuk meneruskan misi Ekspedisi Rupiah Berdaulat. 

Perjalanan tersebut menegaskan semangat pengabdian yang terus bergerak melintasi batas geografis.

Bersama rakyat, TNI AL hadir menjaga kedaulatan sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat di wilayah kepulauan Indonesia.

Penulis: Nasaruddin|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.