30 August 2026

Get In Touch

Surabaya Raih Tiga Penghargaan Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima penghargaan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima penghargaan.

SURABAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meraih tiga penghargaan tingkat nasional atas kinerja di bidang perumahan, lingkungan dan kesehatan. Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) RI.

Tiga penghargaan itu masing-masing untuk kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam Rapat Koordinasi Forkopimda dan Apresiasi Pemerintah Daerah Batch II 2026 Regional Jawa-Bali di Hotel Bali Nusa Dua Convention Centre, Jumat (28/8/2026) malam.

“Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjadi lebih baik lagi untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat yang terbaik dari Kota Surabaya,” kata Eri dikutip Sabtu (29/8/2026).

Eri menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan masyarakat Surabaya. Salah satunya dalam program pengelolaan dan pemilahan sampah yang terus didorong mulai dari tingkat rukun tetangga (RT).

Pemkot Surabaya, lanjut Eri, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Selain pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Surabaya juga memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. 

Eri menyebut fasilitas tersebut telah menghasilkan listrik hingga 11 Megawatt (MW) sejak 2021. “Sejak tahun 2021, alhamdulillah listrik sudah bisa menjadi 11 Megawatt (MW). Tidak hanya berjalan di situ, kami juga memilah sampah dari bawah,” sebutnya.

Menurut Eri, upaya membangun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah membutuhkan proses panjang. Pemkot terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak muda, untuk terlibat.

“Jadi kita harus sering mengajak diskusi dan sosialisasi kepada masyarakat. Karena sampah itu ternyata bisa menghasilkan uang, bukan sesuatu yang terbuang saja. Ketika dipilah itu bisa dijual dan alhamdulillah itu berjalan di Kota Surabaya,” katanya.

Di bidang perumahan, Eri mengatakan Pemkot Surabaya juga menjalankan program bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu) melalui program Dandan Omah. Program tersebut telah menyasar ribuan rumah warga untuk diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih layak.

“Alhamdulillah bedah rumah kita juga besar ya, bisa sampai dengan sekian ribu rumah yang kita lakukan di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Eri berharap tiga penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi capaian pemerintah daerah, tetapi menjadi pemacu bagi Pemkot Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Semoga dengan pemberian penghargaan hari ini, maka memberikan semangat terus kepada Kota Surabaya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Surabaya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.