28 August 2026

Get In Touch

GIIAS Surabaya 2026, BYD M6 DM Tawarkan Fleksibilitas Mobilitas Keluarga

Tampilan BYD M6 DM di GIIAS Surabaya 2026.
Tampilan BYD M6 DM di GIIAS Surabaya 2026.

SURABAYA (Lentera)– BYD M6 DM menjadi salah satu model yang diunggulkan PT BYD Motor Indonesia dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026. Mengusung teknologi Dual Mode (DM) dengan pendekatan electric-first, M6 DM menawarkan alternatif mobilitas elektrifikasi yang dirancang lebih fleksibel untuk kebutuhan keluarga, baik di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.

BYD M6 DM hadir di GIIAS Surabaya 2026 yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Kehadiran model tersebut menjadi bagian dari strategi BYD memperluas pilihan kendaraan energi baru (NEV) bagi masyarakat Jawa Timur.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan, teknologi DM pada BYD M6 menempatkan motor listrik sebagai sumber penggerak utama, sementara mesin berbahan bakar bekerja secara otomatis ketika dibutuhkan. Pendekatan ini memberikan karakter berkendara yang tetap mengutamakan pengalaman elektrifikasi, sekaligus memberikan fleksibilitas ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan lebih jauh.

Model tersebut juga menjadi respons BYD terhadap kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia yang beragam. Selain penggunaan harian, MPV kerap digunakan untuk perjalanan antarkota, membawa anggota keluarga dalam jumlah banyak, hingga kebutuhan bisnis dan fleet.

“Jawa Timur merupakan salah satu wilayah penting dalam perjalanan BYD di Indonesia, dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang dan semakin beragam. Melalui pengembangan teknologi EV dan DM, kami ingin menghadirkan pilihan kendaraan energi baru yang dapat menjawab kebutuhan tersebut, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh,” ujarnya, dikutip Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, BYD M6 menjadi salah satu representasi pendekatan tersebut dengan menghadirkan dua pilihan teknologi dalam satu lini, yakni M6 EV dan M6 DM. “Melalui kehadiran kami di GIIAS Surabaya, kami ingin membawa pilihan dan pengalaman kendaraan energi baru tersebut semakin dekat dengan keluarga di Jawa Timur,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, kehadiran M6 DM mendapat respons positif sejak diperkenalkan di Indonesia pada Mei 2026. Hingga Juli 2026, lebih dari 3.200 unit M6 DM telah terjual dalam beberapa bulan pertama pemasarannya.

Selain itu, M6 DM juga mendapatkan pengakuan dari industri dengan meraih penghargaan “The Most Inspiring PHEV of the Year 2026” pada Juli 2026.

"Capaian tersebut menunjukkan minat konsumen terhadap teknologi Dual Mode sebagai alternatif kendaraan elektrifikasi yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi," tuturnya.

Sementara itu, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan teknologi DM dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara listrik sekaligus fleksibilitas perjalanan.

Ia menambahkan, M6 DM membawa filosofi GASS, yakni Gesit, Adaptif, Senyap, dan Super Irit. Filosofi tersebut mencerminkan karakter yang ingin dihadirkan melalui teknologi DM, mulai dari respons berkendara, kemampuan beradaptasi dengan berbagai kebutuhan perjalanan, kenyamanan, hingga efisiensi energi dan bahan bakar.

“Di balik setiap perjalanan ada keluarga yang telah memilih dan mempercayai BYD. Kami berharap semakin banyak keluarga dan masyarakat Indonesia dapat merasakan bagaimana teknologi DM dapat membuat perjalanan sehari-hari menjadi lebih nyaman dan efisien,” ujarnya.

Ia menuturkan, M6 sendiri telah menjadi bagian dari pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia sejak 2024. Hingga kini, lebih dari 26.000 keluarga di Indonesia telah menggunakan BYD M6 untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas harian, mengantar keluarga, perjalanan antarkota hingga kebutuhan bisnis dan fleet.

Sejumlah penghargaan juga telah diraih M6, antara lain Car of the Year 2024, Best Family EV 2025, dan First EV Recommendation 2025.

Pengembangan lini tersebut kemudian berlanjut dengan hadirnya M6 DM. Di sisi lain, BYD juga memperkenalkan generasi terbaru M6 EV yang diproduksi di Indonesia.

Untuk varian Standard, M6 EV terbaru memiliki baterai berkapasitas 58 kWh dengan jarak tempuh hingga 450 kilometer. Kendaraan tersebut menghasilkan tenaga maksimal 150 kW dan torsi 310 Nm, dengan akselerasi 0–100 kilometer per jam dalam 7,9 detik.

M6 EV Standard juga dilengkapi Full LCD 10,25 inci dan column shifter. Di GIIAS Surabaya 2026, model tersebut ditawarkan dengan harga Rp403 juta on the road (OTR) Surabaya.

"Dengan hadirnya M6 EV dan M6 DM, konsumen memiliki pilihan teknologi yang dapat disesuaikan dengan karakter penggunaan, baik yang menginginkan kendaraan listrik sepenuhnya maupun teknologi elektrifikasi dengan fleksibilitas Dual Mode," tuturnya.

Ia menjelaskan, kehadiran BYD di Jawa Timur tidak hanya melalui produk, tetapi juga diperkuat dengan ekspansi jaringan penjualan dan layanan purna jual.

Bersamaan dengan GIIAS Surabaya 2026, BYD meresmikan dua dealer baru, yakni DENZA Darmo dan BYD Mojokerto. Sebelumnya, ekspansi jaringan juga dilakukan melalui BYD Haka Gresik, BYD Haka Madiun, dan BYD Haka Banyuwangi.

Dengan penambahan dua dealer tersebut, total jaringan BYD Group di Jawa Timur kini mencapai sembilan lokasi. Jumlah itu ditargetkan terus bertambah hingga 19 lokasi di berbagai kota dan wilayah penyangga.

“Bagi kami, perjalanan BYD di Indonesia bukan hanya tentang berapa banyak kendaraan yang telah hadir di jalan, tetapi tentang kepercayaan yang diberikan pelanggan dan bagaimana BYD bisa menjadi bagian dari keseharian mereka,” tutur Luther.

Di GIIAS Surabaya 2026, selain M6 DM dan M6 EV, BYD turut menampilkan BYD ATTO 1 dan DENZA D9. Pengunjung juga dapat mencoba BYD M6 dan BYD ATTO 1 melalui area test drive serta mendapatkan informasi mengenai teknologi DM melalui zona teknologi yang disiapkan BYD.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.