15 August 2026

Get In Touch

Bupati Gus Fawait : Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat Jember

Forpimda Jember saat menyimak pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang Hari Kemerdekaan secara daring di Gedung DPRD Jember.
Forpimda Jember saat menyimak pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang Hari Kemerdekaan secara daring di Gedung DPRD Jember.

JEMBER (Lentera) - Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD Kabupaten Jember mengikuti Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring, Jumat (14/8/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Jember, Gus Fawait bersama jajaran Forkopimda Plus menyimak pesan Presiden terkait pertumbuhan ekonomi nasional, pemerataan kesejahteraan, serta penguatan ketahanan pangan. Bagi Jember, pesan tersebut menjadi pijakan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak berhenti sebagai angka, tetapi hadir melalui kebijakan yang dirasakan masyarakat.

“Optimisme ini semakin membesar karena bukan omon-omon. Ini berdasarkan indikator-indikator dan angka-angka yang bisa dipertanggungjawabkan, yaitu angka-angka dari BPS dan lembaga-lembaga independen lainnya,” ujar Gus Fawait. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap kuat di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan merupakan pertanda positif. Namun, capaian tersebut harus diikuti pemerataan agar manfaat pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir masyarakat.

“Pesan Presiden jelas bahwa pertumbuhan ekonomi ini jangan sampai dinikmati oleh segelintir orang. Ini harus dinikmati oleh semua lapisan masyarakat dan itu kita terjemahkan di Jember dengan kebijakan-kebijakan yang bisa dinikmati oleh semua,” tegasnya.

Ia juga menyebut sejumlah program Pemerintah Kabupaten Jember seperti homecare, pelayanan kesehatan gratis, dan beasiswa merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan secara lebih luas, terutama bagi masyarakat yang selama ini masih berada di kelompok marginal dan belum mendapatkan akses pelayanan secara optimal.

Di sisi lain, Gus Fawait memastikan ketahanan pangan Jember dalam kondisi aman. Produksi padi dan beras pada 2025 kembali menempatkan Jember dalam jajaran tiga besar. Pemerintah daerah juga terus menyiapkan langkah menghadapi tantangan cuaca melalui optimalisasi lahan, penguatan infrastruktur pengairan, serta kolaborasi bersama TNI dan Polri.

“Kalaupun kita akan menghadapi tantangan cuaca El Nino dan lain sebagainya, saya yakin kita bisa lebih siap dibanding sebelum-sebelumnya,” kata Gus Fawait.

Sementara Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jember menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Jember. Pembangunan diarahkan tidak hanya berpusat di area perkotaan, melainkan wajib menyentuh kawasan pedesaan hingga dusun-dusun terpencil.

​Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengungkapkan bahwa dorongan ini didasari oleh banyaknya aspirasi masyarakat desa yang selama ini merasa belum tersentuh oleh pembangunan infrastruktur dasar yang memadai.

​"Kami di Fraksi Gerindra berkomitmen penuh agar anggaran daerah atau APBD betul-betul berpihak kepada kepentingan publik. Tambahan dana transfer pada P-APBD 2026 dari pemerintah pusat kepada Pemkab Jember, Fraksi Gerindra mendorong agar digunakan untuk pembangunan infrastruktur baik jalan maupun penerangan jalan di pedesaan yang selama ini belum mendapatkan pembangunan," ujar Ardi Pujo Prabowo. (mok/ads)

 

Reporter : PJ Moko
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.