WASHINGTON (Lentera) - Penembakan dan penikaman terjadi secara terpisah sepanjang malam di Chicago, Amerika Serikat, insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas, demikian dilaporkan saluran berita Fox 32, Minggu (9/8/2026), mengutip kepolisian setempat.
Dalam insiden terpisat itu ada enam orang ditembak dan satu orang ditikam, menurut laporan itu. Berdasarkan data awal Kepolisian Chicago, para korban dilaporkan berusia antara 24 dan 45 tahun. Keenam korban itu, di antaranya, seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di Albany Park sekitar pukul 01.48 waktu setempat setelah mengalami luka tikam di bagian leher.
Sementara, di Austin, mengutip antara, seorang pria berusia 32 tahun ditemukan dengan luka tembak di pelipis dan dinyatakan meninggal dunia di tempat. Seorang pria berusia 24 tahun lainnya menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi cukup baik setelah terkena beberapa tembakan.
Sedangkan di Little Village, seorang pria berusia 29 tahun mengalami luka tembak di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, seorang pria berusia 45 tahun di East Garfield Park mengalami luka tembak di lengan dan pinggul. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan kini dalam kondisi kritis.
Seorang pria di Back of the Yards juga ditemukan meninggal dunia dengan beberapa luka tembak. Sementara itu, seorang pria berusia 24 tahun mendatangi Rumah Sakit St. Mary sekitar pukul 00.30 dengan luka tembak di tangan kirinya. Ia dilaporkan tidak memberikan keterangan kepada polisi mengenai penembakan tersebut. (*)
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
