27 July 2026

Get In Touch

Siap Rebut Juara Porprov Jatim 2027, Bupati Sidoarjo Sediakan Bonus Emas Rp60 Juta

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan hadiah juara satu kepada atlet berprestasi dalam acara Penutupan Porkab Sidoarjo 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (25/7/2026).
Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan hadiah juara satu kepada atlet berprestasi dalam acara Penutupan Porkab Sidoarjo 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (25/7/2026).

SIDOARJO (Lentera) -Bupati Sidoarjo H. Subandi bertekad kuat merebut posisi puncak juara umum Porprov Jatim 2027, bahkan secara terbuka menantang Kota Surabaya untuk bersaing sehat dan sportif. Hal itu disampaikannya secara lantang saat menutup rangkaian Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (25/7/2026).

“Karena saya kepingin, mulai hari ini kita bersaing dengan Surabaya,” ujar Subandi di hadapan ribuan peserta yang hadir.

Sebagai wujud dukungan nyata, nilai bonus peraih medali emas resmi dinaikkan dari yang semula Rp50 juta menjadi Rp60 juta, yang nantinya akan disalurkan melalui anggaran Dinas Pariwisata dan Olahraga. Dalam acara penutupan ini, turut dikukuhkan sebanyak 1.917 atlet juara satu, dua, dan tiga yang berasal dari 52 cabang olahraga se-Kabupaten Sidoarjo.

Tak hanya bonus materi, Pemkab juga menjamin masa depan pendidikan para atlet berprestasi. Jalur masuk ke SD maupun SMP Negeri melalui Jalur Prestasi akan dipermudah tanpa persyaratan administrasi yang berbelit-belit.

Selain itu, seluruh atlet kini juga sudah terjamin perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penanganan medis jika terjadi cedera saat latihan maupun bertanding sudah tercover dengan baik.

Sementara itu, Ketua DPRD Abdillah Nasih menegaskan bahwa keberadaan anggota dewan yang juga menjabat sebagai pengurus cabang olahraga tidak melanggar aturan yang berlaku. Hal ini justru memperkuat sinergi antarlembaga serta memudahkan pembahasan dan pengawasan alokasi anggaran sesuai kemampuan fiskal daerah.

Bupati Subandi pun menyampaikan evaluasi tegas kepada seluruh pengurus cabang olahraga agar bekerja lebih profesional, transparan, dan berorientasi penuh pada pencapaian prestasi. Ia melarang keras adanya praktik pilih kasih, nepotisme, atau keberpihakan dalam proses seleksi atlet daerah.

“Wis gak ono bolo-boloan, gak ono konco-koncoan, apalagi hubungan dengan pihak mana pun. Ndak, pokoknya yang penting juara satu,” tegasnya, menegaskan akan dilakukan pembenahan kepengurusan guna mencetak bibit atlet andalan yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Reporter: Teguh|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.