14 July 2026

Get In Touch

Pemerintah Akan Regrouping Sekolah yang Minim Siswa

Animasi bangunan sekolah dasar.
Animasi bangunan sekolah dasar.

JAKARTA (Lentera) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, mengatakan Pemerintah akan melakukan penggabungan atau regrouping terhadap sekolah yang terus mengalami penurunan jumlah siswa. Hal ini menanggapi terjadinya penurunan jumlah siswa baru di sejumlah daerah, termasuk Jakarta.

Dia menandaskan bahwa jumlah siswa itu berkurang dengan berbagai alasan. "Oleh karena itu, kami punya kebijakan untuk sekolah-sekolah SD yang memang terus menurun dari jumlah siswanya, maka sekolah itu akan di-regrouping. Umpamanya dari tiga menjadi satu," kata Atip di sela kunjungan ke sekolah di Jakarta Barat, Senin (13/7/2026).

Atip menyampaikan salah satu penurunan terjadi di SDN Grogol Utara 05 Pagi, Jakarta Selatan, yang hanya menerima 30 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut lebih rendah dari daya tampung yang disediakan yang mencapai dua rombongan belajar (rombel).

Menurutnya penurunan jumlah siswa SD tidak hanya terjadi di Jakarta, namun juga di sejumlah daerah lain. Meski enggan mengungkap data dan penyebab penurunan jumlah siswa tersebut, namun Atip mengatakan fenomena penurunan jumlah siswa di beberapa daerah mengalami kondisi yang berbeda-beda. Ada wilayah yang mengalami kelebihan siswa, tetapi ada pula yang kekurangan peserta didik.

Dia mengatakan penyebabnya penurunan siswa cukup beragam, sehingga pemerintah akan melihat kondisi masing-masing sekolah. "Beberapa sebabnya tentunya banyak sekali, sehingga tidak spesifik bisa disebutkan (alasannya)," ujar dia melansir tempo. (*)

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.