30 June 2026

Get In Touch

Partai Golkar Dalami Kadernya Mabuk Saat Intimidasi Dokter Sampai Gantung Diri

Suasana duka menyelimuti kediaman almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) -Kompas
Suasana duka menyelimuti kediaman almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) -Kompas

JAKARTA (Lentera) -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar M Sarmuji mengatakan, dari sekian ribu anggota DPRD di Indonesia, pasti ada saja yang kerap membuat onar ataupun mabuk akibat alkohol.

Sarmuji menyebut, tugas partai lah untuk membuat semua kadernya menjadi tertib. Hal tersebut Sarmuji sampaikan dalam merespons anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dari Golkar Therensius Lazakar yang mabuk saat mengintimidasi dr. Icha sampai akhirnya gantung diri.

"Selalu akan ada dari sekian ribu anggota DPRD di Indonesia dari semua partai pasti ada yang seperti itu, dan tugas kita adalah membuat mereka tertib," ujar Sarmuji di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Sarmuji pun menginstruksikan kepada seluruh pejabat publik, khususnya dari Golkar, untuk menjaga diri. 

Dia meminta kepada mereka agar tidak berbuat seenaknya hanya karena memiliki jabatan.

"Ojo dumeh, jangan mentang-mentang memiliki jabatan yang tinggi, kemudian berlaku yang tidak patut kepada orang yang di bawahnya," ucapnya.

Sarmuji mengatakan, pihaknya sudah menugaskan DPD NTT Golkar untuk memanggil Therensius Lazakar.

"Tadi malam saya juga ber-WA kepada Ketua DPD Provinsi untuk memanggil, dan akan dipanggil secepatnya. Bisa jadi hari ini, bisa jadi hari ini," kata Sarmuji.

Sementara itu, saat ditanya apakah akan ada sanksi untuk Therensius, Sarmuji mengaku harus mendalami kasusnya terlebih dahulu.

"Ya, didalami dulu. Kan kita harus juga mendengarkan dari kedua sisi. Apakah betul ada intimidasi, dan apakah intimidasi itu sampai berujung pada keputusan seseorang untuk melakukan tindakan seperti yang kemarin terjadi," imbuhnya.

Sebelumnya, keluarga almarhumah dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha mengungkapkan dugaan baru terkait insiden yang dialami almarhumah saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Paman dr. Icha, Fabianus Banase, sebagaimana dikutip Kompas, mengatakan pihak keluarga memperoleh keterangan dari sejumlah saksi yang menyebut dua anggota DPRD TTU yang datang ke rumah sakit saat itu diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

"Menurut saksi-saksi yang ada saat itu di rumah sakit Leona, dua anggota DPRD, Robertus Tubani dan Terensius Lazakar, mengonsumsi minuman keras. Saat keduanya berbicara berhadapan dengan dokter dan petugas medis lainnya, mulut mereka berbau alkohol," kata Fabianus kepada wartawan di rumah duka, Sabtu (27/6/2026).

Fabianus mengatakan informasi tersebut diperoleh keluarga dari para saksi yang berada di lokasi kejadian. Menurut dia, keluarga juga menerima dokumentasi berupa foto yang disebut diambil saat peristiwa itu berlangsung.

"Saat membentak itu bau alkohol. Ada juga fotonya yang dikirimkan kepada kami sebagai keluarga," ujarnya.

Selain itu, Fabianus menyesalkan tidak adanya kamera pengawas (CCTV) di dalam area IGD yang dapat merekam secara utuh kejadian tersebut.

"CCTV hanya ada di luar. Namun, sekitar 23 orang saksi mengiyakan bahwa dua anggota DPRD itu diduga dalam keadaan mabuk minuman keras saat masuk ke ruang IGD," katanya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.