28 June 2026

Get In Touch

Dukcapil: Jumlah Penduduk Indonesia Tembus 290 Juta Jiwa, Didominasi Gen Z

Ilustrasi: Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia. (Lentera)
Ilustrasi: Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia. (Lentera)

JAKARTA (Lentera) - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) mencatat jumlah penduduk Indonesia telah menembus 290.028.295 jiwa per 22 Juni 2026. Angka tersebut bertambah sekitar 1,71 juta jiwa dibandingkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang mencatat sebanyak 288.315.089 jiwa.

Pembaruan data itu diumumkan melalui unggahan Data Kependudukan Bersih (DKB) Dinamis di akun Instagram resmi Dukcapil pada Jumat (26/6/2026).

Melansir Kompas.com, Sabtu (27/6/2026), berdasarkan data terbaru Dukcapil tersebut, jumlah penduduk laki-laki mencapai 146.355.092 jiwa, sementara penduduk perempuan sebanyak 143.673.203 jiwa.

Tak hanya mencatat pertumbuhan jumlah penduduk, Dukcapil juga memetakan komposisi penduduk berdasarkan generasi. Hasilnya, Generasi Z (Gen Z) menjadi kelompok penduduk yang mendominasi di Indonesia dengan jumlah 75.394.584 jiwa.

Posisi berikutnya ditempati Generasi Milenial atau Generasi Y sebanyak 68.452.192 jiwa, disusul Generasi Alfa sebanyak 55.463.216 jiwa, serta Generasi X yang mencapai 55.448.692 jiwa.

Sementara itu, Generasi Beta, yang merupakan generasi termuda saat ini, telah berjumlah 5.492.885 jiwa dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring meningkatnya angka kelahiran.

Adapun kelompok usia paling sedikit berasal dari generasi terdahulu, yakni Old Generation sebanyak 34.753 jiwa, Silent Generation sebanyak 3.177.924 jiwa, serta Baby Boomers yang berjumlah 26.564.049 jiwa.

Capaian Pendataan Kependudukan

Selain memperbarui jumlah penduduk, Dukcapil juga merilis perkembangan sejumlah indikator administrasi kependudukan hingga 22 Juni 2026.

Jumlah wajib rekam KTP elektronik tercatat sebanyak 211.793.847 orang, sedikit lebih rendah dibandingkan DKB Semester II 2025 yang mencapai 211.826.747 orang.

Sementara itu, jumlah Kartu Keluarga (KK) meningkat menjadi 96.008.342, dari sebelumnya 95.155.836 KK.

Untuk layanan rekam biometrik, Dukcapil mencatat sebanyak 207.509.787 penduduk telah melakukan perekaman, naik dari 206.467.957 orang pada DKB Semester II 2025.

Di sisi lain, penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) juga terus bertambah. Hingga 22 Juni 2026, jumlah pengguna IKD mencapai 19.977.458 orang, meningkat dibandingkan 17.567.540 pengguna pada semester sebelumnya.

Kelahiran Masih Lebih Tinggi Dibanding Kematian

Data Dukcapil juga memperlihatkan perkembangan jumlah peristiwa kelahiran dan kematian sepanjang 2020 hingga 2026.

Sepanjang tahun 2026 hingga 22 Juni, tercatat 926.655 peristiwa kelahiran, sedangkan jumlah peristiwa kematian mencapai 434.071.

Sebelumnya, jumlah kelahiran tercatat sebanyak 2.931.299 pada 2025, 3.326.303 pada 2024, 3.946.308 pada 2023, 3.993.701 pada 2022, 1.859.434 pada 2021, dan 1.302.966 pada 2020.

Adapun jumlah peristiwa kematian masing-masing tercatat 1.201.187 pada 2025, 1.267.291 pada 2024, 1.314.709 pada 2023, 1.211.960 pada 2022, 734.604 pada 2021, serta 382.419 pada 2020.

Editor: Santi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.