21 June 2026

Get In Touch

Pemkot Palangka Raya Optimis Entaskan Kemiskinan dengan Berbagai Program Kolaborasi

Potret kemiskinan di wilayah Kelurahan Pahandut Seberang, Palangka Raya
Potret kemiskinan di wilayah Kelurahan Pahandut Seberang, Palangka Raya

PALANGKA RAYA (Lentera) - Meskipun tercatat sebagai daerah dengan angka kemiskinan terendah kedua di Kalimantan Tengah setelah Kabupaten Lamandau, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus berupaya untuk mengentaskan seluruhnya.

Terkait permasalahan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan masih adanya kemiskinan di Kota Palangka Raya disebabkan oleh minimnya keterampilan yang dimiliki sebagian masyarakat, termasuk para pendatang yang belum memiliki pekerjaan tetap.

"Pemkot berupaya melakukan penanganan kemiskinan melalui sejumlah program pemberdayaan yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait," papar Riduan, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, Pemkot Palangka Raya berupaya mengatasi permasalahan kemiskinan tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan membuka peluang investasi dan mempermudah perizinan usaha, agar lebih banyak perusahaan bisa beroperasi di Kota Palangka Raya dan menyerap tenaga kerja.

Pemkot Palangka Raya melalui program-program yang telah dibentuk, salah satunya Program Pahlawan Ekonomi Palangka Raya, akan memberikan bantuan modal usaha bagi warga yang masuk kategori keluarga miskin pada desil 1 sampai 5. 

"Sementara bagi yang telah memiliki usaha dan tergabung dalam UMKM, juga akan mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Selain itu, Dinas Sosial juga akan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. 

Program tersebut diwujudkan melalui pelatihan keterampilan, bantuan sarana usaha, serta dukungan bahan produksi bagi para pelaku UMKM.

Dengan hadirnya berbagai program tersebut diharapkan mampu melahirkan UMKM baru dan meningkatkan kapasitas usaha untuk yang sudah berjalan. Tujuannya dengan semakin meningkatnya pendapatan masyarakat, maka akan lebih banyak keluarga yang dapat keluar dari garis kemiskinan.

"Pemkot Palangka Raya optimis angka kemiskinan akan terus menurun seiring dengan penguatan program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan keterampilan masyarakat, sehingga komitmen untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Palangka Raya dapat terwujud," pungkas Riduan.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.