18 June 2026

Get In Touch

Hari Ke-17 Pemulangan Haji, Debarkasi Surabaya Sambut Kepulangan 23 Ribu Lebih Jamaah

Proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya.
Proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya.

SURABAYA (Lentera) - Proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus menunjukkan progres. Hingga hari ke-17 operasional pemulangan atau Rabu (17/6/2026), sebanyak 23.115 jamaah dan petugas haji telah tiba di Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya. Jumlah tersebut setara dengan 53 persen dari total 44.000 orang yang tergabung dalam operasional haji tahun ini.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan hingga pukul 10.00 WIB pihaknya telah menerima kedatangan 61 kelompok terbang (kloter).

"Hingga hari ke-17 operasional pemulangan, sebanyak 23.115 jamaah dan petugas telah kembali melalui Debarkasi Surabaya. Proses pemulangan berjalan tertib, aman, dan terus kami lakukan dengan koordinasi yang baik bersama seluruh unsur pelayanan," ujar Anam, Rabu (17/6/2026).

Pada hari ini, Debarkasi Surabaya menerima dua kloter, yakni Kloter SUB 60 dengan 380 orang dan Kloter SUB 61 sebanyak 379 orang. Dengan demikian, total tambahan jamaah dan petugas yang tiba mencapai 759 orang.

Dari total kedatangan tersebut, terdiri atas 22.699 jamaah, 243 petugas, 90 Pembimbing Haji Daerah (PHD), dan 83 Petugas Ibadah Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU). Berdasarkan jenis kelamin, jumlah jamaah dan petugas yang telah tiba terdiri atas 10.726 laki-laki dan 12.389 perempuan.

Anam menjelaskan, masih terdapat 22.022 jamaah dan petugas yang akan dipulangkan pada jadwal berikutnya dari total rencana kedatangan sebanyak 44.000 orang dalam 116 kloter.

"Persentase kedatangan saat ini telah mencapai 53 persen. Kami terus mengoptimalkan seluruh layanan debarkasi agar proses penerimaan jamaah berlangsung cepat, nyaman, dan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan," jelasnya.

Dari sisi operasional penerbangan, hingga Kloter 61 tercatat 44 penerbangan tiba tepat waktu, 10 penerbangan lebih cepat dari jadwal, dan tujuh penerbangan mengalami keterlambatan.

Sementara itu, data mutasi keluar mencapai 160 orang, terdiri atas 26 jamaah wafat di Arab Saudi, 24 jamaah sakit di Arab Saudi, 10 jamaah tunda pulang, 58 kursi kosong, 36 jamaah pindah kloter, dan enam jamaah pulang secara mandiri. Adapun mutasi masuk tercatat sebanyak 77 orang.

PPIH juga masih memantau 14 jamaah yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka akan dipulangkan setelah mendapatkan izin medis dari tim kesehatan setempat.

"Kami berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan otoritas terkait agar proses pemulangan jamaah yang masih dirawat dapat dilakukan setelah kondisi kesehatan memungkinkan," jelas Anam.

Hingga saat ini, jumlah jamaah wafat dalam operasional Debarkasi Surabaya tercatat sebanyak 32 orang. Rinciannya, 26 orang wafat di Arab Saudi, satu orang meninggal dalam perjalanan pulang, dan lima orang wafat setelah tiba di Indonesia.

"Atas nama PPIH Debarkasi Surabaya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga jamaah yang wafat. Semoga seluruh almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," tuturnya.

Untuk jadwal kedatangan Kamis (18/6/2026), Debarkasi Surabaya dijadwalkan menerima lima kloter sekaligus, yakni SUB 62, SUB 63, SUB 64, SUB 65, dan SUB 66.

PPIH mengimbau jamaah dan keluarga untuk mengikuti informasi resmi terkait jadwal kedatangan serta menjaga ketertiban saat proses penjemputan berlangsung agar seluruh rangkaian pemulangan haji berjalan lancar hingga kloter terakhir.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.