13 June 2026

Get In Touch

Tiga Santri dari Kediri Terseret Ombak Pantai Pangi Blitar, Satu Masih Hilang

Petugas gabungan Polisi dan TNI menyisir lokasi korban santri Ponpes Muhammadiyah Markas Quran, Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Blitar, Kamis (11/6/2026).
Petugas gabungan Polisi dan TNI menyisir lokasi korban santri Ponpes Muhammadiyah Markas Quran, Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Blitar, Kamis (11/6/2026).

BLITAR (Lentera) - Sebanyak tiga orang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Markas Quran, Kediri terseret ombak dan tenggelam saat kegiatan luar kelas (outing class) di Pantai Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, pada Kamis (11/6/2026) siang.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni membenarkan adanga informasi kecelakaan laut, sesuai laporan yang diterima yakni santri dari Ponpes Muhammadiyah Markas Quran yang terseret ombak dan tenggelam di Pantai Pangi, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Benar memang ada peristiwa tersebut. Saat ini tim gabungan dari Polsek Bakung sedang melakukan pencarian,” tutur Muheni.

Hingga sore hari, dua santri yang terseret ombak berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis. Sementara seorang santri lainnya, dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Dijelaskannya, berdasarkan data sementara yang diperoleh, rombongan santri asal Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri itu berkunjung ke Pantai Pangi dalam rangka kegiatan outing class.

"Peristiwa bermula saat tiga santri sedang bermain dan duduk-duduk di tepi pantai yang dikenal memiliki karakteristik ombak besar khas pesisir selatan," jelasnya.

Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret ketiga santri tersebut, hingga ke tengah laut. Dua korban berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban masih belum ditemukan.

“Informasi sementara ada satu orang santri, yang masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Adapun identitas ketiga santri yang terseret ombak sebagai berikut:

1. Azizul (11), laki-laki, selamat setelah berhasil dievakuasi di tepi pantai.

2. Amira (10), perempuan, selamat setelah dievakuasi nelayan dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Bakung.

3. Haira (9), perempuan, dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian.

Sore ini, petugas gabungan, relawan, nelayan, serta warga sekitar masih melakukan penyisiran dan pencarian disekitar lokasi tenggelamnya korban. Dengan menggunakan perahu nelayan, serta pemantauan dari jalur darat untuk mencari keberadaan Haira.

"Sambil menunggu Basarnas, yang akan membantu melaksanakan proses pencarian korban," terangnya.

Ditambahkan, pihaknya mengimbau seluruh wisatawan, terutama rombongan studi tur maupun kegiatan luar kelas, agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi batas aman saat beraktivitas di sekitar bibir pantai.

"Untuk mencegah terulangnya insiden serupa, mengingat ombak di pesisir selatan yang bisa tinggi dan berubah sewaktu-waktu," imbuhnya.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lenterabandung.com.
Lenterabandung.com.