JOMBANG (Lentera) – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci Makkah. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Jombang dari Kloter 63 wafat di Makkah setelah menjalani perawatan intensif akibat meningitis dan pneumonia.
jemaah tersebut adalah Hj Mauduah binti Sa'i (58), warga Dusun Plengkung, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto.
Jemaah dilaporkan meninggal dunia di Saudi National Hospital (SNH) Makkah, Selasa (9/6/2023) pukul 07.05 waktu Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang Ilham Rohim membenarkan kabar tersebut.
Menurut dia, jemaah merupakan satu-satunya jemaah Kloter 63 yang tidak ikut bergeser ke Madinah karena harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kami kemarin mendapat informasi dari petugas pendamping haji. Ada satu lagi jemaah Kloter 63 yang tertinggal di Makkah karena sakit, yang kemudian meninggal dunia," ujar Ilham dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).
Ihlam menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. "Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT," tuturnya.
Ilham menjelaskan, jemaah tersebut masuk kategori risiko tinggi (risti) berat. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ia mengalami meningitis dan pneumonia sehingga harus mendapatkan perawatan intensif.
Kondisi kesehatannya mulai menurun sekitar sepekan setelah tiba di Makkah. Saat itu almarhumah dirujuk ke Rumah Sakit King Abdul Aziz dan menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU).
"Sempat membaik sehingga dipindahkan ke ruang rawat biasa. Namun setelah Armuzna (Arafah, Musdzalifah, Mina), beliau dipindahkan ke Saudi National Hospital dan kembali dirawat di ICU sampai meninggal dunia," jelas Ilham.
Selama menjalani perawatan, jemaah tidak dapat mengikuti rangkaian puncak ibadah haji di Armuzna. Pelaksanaan hajinya kemudian dibadalkan sesuai ketentuan bagi jemaah yang sakit dan tidak memungkinkan meninggalkan rumah sakit.
Sebelum rombongan jemaah bertolak ke Madinah, sejumlah jemaah asal Jombang sempat menjenguk almarhumah di rumah sakit.
Dengan wafatnya Hj Mauduah, jumlah jemaah haji asal Jombang yang meninggal dunia selama musim haji 2026 menjadi tiga orang. Sebelumnya dua jemaah asal Jombang, Hj Rubiansih dan Suyono, juga meninggal dunia di Tanah Suci.
Ilham menyebut jumlah jemaah haji asal Jombang yang tercatat sebelumnya sebanyak 1.260 orang. Setelah tiga jemaah meninggal dunia di Makkah, jumlahnya kini menjadi 1.257 orang.
Menjelang kepulangan jemaah ke Indonesia, Ilham mengingatkan seluruh jemaah asal Jombang yang saat ini berada di Madinah agar menjaga kesehatan.
Jemaah haji asal Kabupaten Jombang dijadwalkan pulang ke tanah air secara bertahap mulai 13 Juni 2026 hingga 24 Juni 2026.
Reporter: Sutono Abdillah|Editor: Arifin BH





.jpg)
