PALANGKA RAYA (Lentera) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) I beberapa waktu lalu melakukan reses di Kelurahan Banturung.
Sebagaimana disampaikan Khemal Nasery, Anggota DPRD dari Dapil I, yang mengatakan dalam kegiatan reses tidak hanya menyerap aspirasi warga, selain itu juga dalam rangka memberikan pemahaman terkait kondisi fiskal daerah yang saat ini tengah menghadapi tantangan.
"Dalam reses tersebut kami menyampaikan tentang kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi tekanan kepada masyarakat," papar Khemal, Selasa (9/6/2026).
Ia melanjutkan, di 2026 terjadi pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berdampak pada kemampuan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Kondisi ini berdampak pada terbatasnya ruang fiskal daerah dalam merealisasikan sejumlah usulan pembangunan yang telah disampaikan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Menurutnya, tansparansi kepada masyarakat terkait kondisi keuangan daerah sangat penting agar warga memahami situasi yang sedang dihadapi.
"Dengan memahami kondisi ini masyarakat dapat mengetahui prioritas pembangunan yang dilakukan secara lebih proporsional,” jelasnya.
Khemal menegaskan, meskipun kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tekanan, DPRD bersama pemerintah daerah tetap berupaya menjaga keberlanjutan pembangunan.
Program-program prioritas akan tetap diarahkan pada sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas dan merata.
"Meskipun ruang anggaran saat ini menjadi terbatas, kami akan terus mendorong agar yang menjadi prioritas benar-benar kebutuhan mendasar masyarakat," pungkasnya.
Reporter: Novita/Editor: Santi





.jpg)
