TUBAN (Lentera) –Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Ony Setiawan, mengingatkan kader partainya mulai membangun ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumber pangan alternatif dan tidak bergantung sepenuhnya pada beras.
Menurut Ony, diversifikasi pangan menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi memengaruhi ketersediaan bahan pangan di masa mendatang.
“Ini menjadi upaya kita agar kader terbiasa tidak bergantung pada beras dan bersiap menghadapi berbagai perubahan iklim yang ada dengan menyiapkan ketahanan pangan,” ungkap Ony saat Pelantikan Pemgurus Anak Cabang se-Kabupatem Tuban, Minggu (31/5/2026).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menjelaskan, salah satu tanaman yang dinilai memiliki potensi mendukung ketahanan pangan adalah sukun. Selain mudah dibudidayakan, sukun dapat menjadi sumber pangan alternatif bagi masyarakat.
Ony menilai upaya memperkuat ketahanan pangan perlu dimulai dari lingkungan kader partai sebelum diterapkan lebih luas di tengah masyarakat. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen partai dalam mendorong kemandirian pangan.
Selain aspek pangan, Ony menyebut tanaman sukun memiliki nilai simbolis yang berkaitan dengan sejarah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, dan lahirnya Pancasila.
“Pohon sukun ini identik dengan Bung Karno dan dekat dengan sejarah kelahiran Pancasila,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan bahwa kerja-kerja partai harus tetap berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Menurutnya, seluruh kader perlu mengedepankan semangat gotong royong dalam menjalankan program kerakyatan.
“Partai menekankan kerja kerakyatan untuk kesejahteraan rakyat dan tentunya untuk merebut kekuasaan secara konstitusional, yaitu memenangkan pemilu, pilkada, dan pilpres,” pungkasnya.
Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH




.jpg)
